Iran Luncurkan Satelit Penelitian Chamran-1, Barat Beri Peringatan

AKURAT.CO Iran berhasil meluncurkan satelit penelitian terbarunya, Chamran-1, ke orbit, seperti dilaporkan media pemerintah.
Peluncuran ini dilakukan menggunakan roket Ghaem-100, yang merupakan peluncur satelit bahan bakar padat tiga tahap pertama buatan Pasukan Luar Angkasa Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).
Satelit seberat 60 kg ini bertujuan menguji teknologi manuver orbital, seperti dilaporkan media pemerintah pada Sabtu (14/9/2024).
"adalah untuk menguji sistem perangkat keras dan perangkat lunak untuk mendemonstrasikan teknologi manuver orbital dalam ketinggian dan fase," kata media pemerintah tersebut, dikutip dari Aljazeera.com, Minggu (15/9/2024).
Meskipun Iran menegaskan peluncuran ini untuk kepentingan sipil dan penelitian, negara-negara Barat mengkhawatirkan teknologi tersebut dapat digunakan untuk pengembangan rudal balistik.
Barat terus memperingatkan bahwa peluncuran satelit oleh Iran berpotensi digunakan untuk keperluan militer, termasuk pengiriman hulu ledak nuklir.
Namun, Iran menegaskan bahwa program luar angkasanya bersifat damai dan tidak bertujuan membuat senjata nuklir.
Peluncuran ini juga terjadi di tengah tuduhan Barat yang menyebut Iran memasok rudal balistik ke Rusia dalam konflik Ukraina, tuduhan yang telah dibantah Iran.
Seiring dengan kemajuan teknologi antariksa, Iran telah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk beberapa peluncuran satelit yang gagal.
Meski begitu, Iran terus mengembangkan program satelitnya sesuai dengan ketentuan internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








