Satelit Mati Milik NASA Kirim Sinyal Radio Aneh ke Bumi, Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Sinyal radio misterius yang terdeteksi pada Juni 2024 ternyata berasal dari satelit tua NASA yang sudah tidak aktif. Para astronom menduga sinyal itu muncul akibat pelepasan listrik statis, bukan karena satelit aktif kembali.
Temuan ini diungkap dalam makalah yang dipublikasikan di arXiv. Tim astronom mendeteksi sinyal singkat berdurasi kurang dari 30 nanodetik saat menggunakan teleskop radio ASKAP di Australia Barat.
"Pengamatan kami membuka kemungkinan baru untuk penginderaan jarak jauh ESD," tulis tim dalam makalahnya, dikutip dari Discover Magazine, Selasa (1/7/2025).
Awalnya sinyal diduga berasal dari bintang atau galaksi jauh. Namun, ternyata sumbernya adalah satelit Relay 2 milik NASA yang mengorbit Bumi pada ketinggian sekitar 2.800 mil.
Relay 2 diluncurkan tahun 1964 dan dinonaktifkan hanya satu tahun kemudian. Semua sistem transpondernya berhenti berfungsi sejak 1966, menjadikannya 'mati' selama hampir 60 tahun.
Namun, sinyal ini diyakini berasal dari fenomena elektrostatik. Muatan listrik yang menumpuk di permukaan satelit memicu percikan yang memancarkan gelombang radio.
Para peneliti menegaskan bahwa sinyal ini bukan transmisi yang disengaja dari sistem satelit. Kemungkinan lain adalah tabrakan dengan mikrometeorit yang juga bisa menghasilkan percikan, meskipun biasanya berdurasi lebih lama.
Temuan ini membuka peluang baru dalam pengamatan luar angkasa. Para ahli menilai pelepasan elektrostatik pada satelit tua bisa jadi lebih umum dan berpotensi digunakan untuk metode penginderaan jarak jauh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









