X Longgarkan Fitur Blokir Meski Ada Kekhawatiran Privasi

AKURAT.CO Platform media sosial X, yang dipimpin oleh Elon Musk, telah mengonfirmasi rencana kontroversial untuk melonggarkan fungsi 'blokir'.
Dengan perubahan ini, pengguna yang diblokir masih dapat melihat postingan publik, meskipun tidak bisa membalas, menyukai, atau membagikan postingan tersebut.
Satu-satunya cara mencegah seseorang melihat postingan adalah dengan menonaktifkan pengaturan 'publik', yang membatasi akses hanya untuk pengikut.
Sebelumnya, akun yang diblokir sepenuhnya tidak bisa melihat postingan, meskipun masih bisa memanfaatkan akun alternatif.
Dikutip dari Metro.co.uk, Senin (21/10/2024), X menyatakan bahwa perubahan ini bertujuan meningkatkan transparansi dan mencegah penyebaran informasi berbahaya.
Namun, kritikus berpendapat bahwa hal ini bisa menguntungkan penguntit dan pelaku pelecehan karena mereka tetap dapat mengakses konten target mereka.
Beberapa pengguna menilai fitur blokir menjadi tidak efektif dengan perubahan ini, namun ada juga yang berargumen bahwa kemampuan membuat akun alternatif sudah melemahkan fungsi blokir sebelumnya.
Perubahan ini mengikuti rencana awal Elon Musk untuk menghapus fitur blokir, kecuali pada pesan langsung di platform X.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







