Integrasi AI dalam Perusahaan: Kunci Transformasi dan Pengembangan SDM di Era Digital

AKURAT.CO Bagus Chandra Wibawa, IT Project Manager di Bank Negara Indonesia (BNI), mengungkapkan, integrasi kecerdasan buatan (AI) di perusahaan tidak hanya sekadar implementasi teknologi, tetapi juga bagian dari strategi bisnis jangka panjang.
“AI mampu mempercepat proses dan memberikan solusi yang lebih efisien serta akurat di sektor-sektor seperti perbankan. Namun, keberhasilannya sangat tergantung pada kesiapan sumber daya manusia dan keselarasan visi perusahaan,” ujar Bagus, Senin (28/10/2024).
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam diskusi panel bertajuk “AI Dalam 3 Babak: Dari Eksperimen ke Transformasi Industri dengan Next Gen AI,” yang berlangsung di Auditorium MRPQ Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (26/10).
Dalam diskusi itu, Bagus menekankan, salah satu tantangan terbesar dalam penerapan AI adalah menemukan talenta yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan teknologi ini dalam proyek nyata.
Baca Juga: Suswono Minta Maaf atas Pernyataan ‘Janda Kaya’ dan Tegaskan Bukan Bagian dari Program RIDO
Menurutnya, AI, terutama Next Gen AI, memerlukan kombinasi keterampilan teknis dan pemahaman bisnis yang mendalam.
Sebagai alumni Teknik Elektro UI, Bagus juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi untuk menjembatani kesenjangan talenta yang ada.
“Kolaborasi ini penting untuk memastikan lulusan siap menghadapi tantangan di bidang teknologi dan AI di masa mendatang,” tambahnya.
CEO IYKRA, Fajar Jaman, turut menekankan komitmennya dalam memfasilitasi transformasi digital bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia melalui penerapan teknologi AI dengan kerangka kerja Next Gen AI.
Kerangka tersebut meliputi tiga langkah utama: eksplorasi untuk mengidentifikasi peluang efisiensi, desain solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, dan implementasi AI secara menyeluruh.
Baca Juga: Polisi Catat 92.300 Pelanggaran Selama Operasi Zebra 2024, Terbanyak Pemotor Tak Pakai Helm SNI
“Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat mengoptimalkan operasional, memperkuat analisis data, dan meningkatkan ketepatan pengambilan keputusan,” jelas Fajar.
Ia juga menambahkan, IYKRA berfokus pada pengembangan talenta teknologi muda melalui program bootcamp AI Engineering Fellowship, yang dirancang untuk membekali generasi muda Indonesia dengan keterampilan AI terbaru agar siap menghadapi akselerasi teknologi.
“Transformasi teknologi yang cepat harus diimbangi dengan kesiapan industri dan SDM agar tetap relevan dan kompetitif di era digital,” pungkas Fajar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








