AKURAT.CO Sejak diluncurkan November 2022, ChatGPT dari OpenAI berkembang pesat jadi salah satu teknologi AI terpopuler. Kini, chatbot ini bisa menjawab pertanyaan, membuat konten, berdialog suara, menganalisis gambar dan membantu pemrograman.
Dengan dukungan model terbaru GPT-4o (Omni), ChatGPT bisa menangani berbagai jenis konten seperti teks, gambar, kode, hingga suara. Hebatnya lagi, banyak fitur canggih ini kini bisa diakses secara gratis tanpa perlu berlangganan.
Apa Itu ChatGPT?
ChatGPT adalah platform AI berbasis bahasa alami yang membantu berbagai tugas seperti menulis, belajar, hingga pekerjaan kantor. Menggunakan teknologi Generative Pre-trained Transformer (GPT), ChatGPT mampu memahami dan merespons layaknya manusia.
Beberapa kemampuan utama ChatGPT meliputi:
- Percakapan suara real-time dengan nada alami
- Pembuatan artikel, email dan bahkan novel
- Analisis gambar dan dokumen
- Bantuan dalam menulis dan debugging kode
- Penjelasan materi kompleks dengan bahasa sederhana
- Ringkasan dokumen panjang
- Pembuatan gambar melalui DALL-E (khusus pengguna Plus)
- Pengingat dan manajemen tugas
Kini tersedia aplikasi ChatGPT resmi untuk iOS, Android dan macOS. Selain itu, sejumlah platform seperti Snapchat, Opera dan Slack juga mengintegrasikan teknologi ChatGPT ke dalam layanannya.
Keamanan dan Privasi
Meski ChatGPT relatif aman, pengguna tetap perlu berhati-hati terhadap potensi pelanggaran data. OpenAI menyimpan riwayat percakapan untuk pelatihan model, namun pengguna bisa menonaktifkan fitur ini.
Penggunaan informasi sensitif sebaiknya dihindari untuk menjaga keamanan data pribadi.
ChatGPT Gratis vs Plus
Dikutip dari laman resmi OpenAI, Selasa (8/4/2025), versi gratis kini menawarkan banyak fitur GPT-4o, termasuk percakapan suara dan analisis gambar.
Sementara itu, paket ChatGPT Plus dibanderol sebesar $20 (sekitar Rp336 ribuan) per bulan, memberikan akses prioritas, fitur eksklusif dan performa lebih cepat.
Meski ChatGPT sangat populer, ada beberapa pesaing yang juga patut diperhitungkan seperti Google Gemini, Claude, Microsoft Copilot dan Perplexity. Masing-masing menawarkan keunggulan tersendiri dalam dunia AI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









