Microsoft Akhirnya Tutup Skype Setelah 22 Tahun Beroperasi, Ajak Pengguna Beralih ke Teams

AKURAT.CO Setelah 22 tahun beroperasi, Microsoft resmi menutup Skype, aplikasi komunikasi yang dulu populer. Keputusan yang diumumkan sejak Februari ini mendorong pengguna beralih ke Microsoft Teams.
Pengguna masih memiliki waktu hingga Januari 2026 untuk memigrasi data pengguna. Setelah itu, semua data Skype akan dihapus oleh Microsoft.
Sejarah Skype
Skype diluncurkan pada Agustus 2003 dan mengubah cara komunikasi dengan menghadirkan panggilan suara antar komputer. Layanan ini cepat berkembang dengan fitur seperti SkypeOut dan video chat.
Pada tahun 2005, Skype telah memiliki 40 juta pengguna terdaftar. Setelah diakuisisi eBay pada 2005, jumlahnya melonjak hingga 405 juta pada 2008, namun akhirnya dijual pada 2009 karena tak memenuhi ekspektasi pasar.
Pada 2011, Microsoft mengakuisisi Skype seharga $8,5 miliar (sekitar Rp140 triliun). Aplikasi ini lalu diintegrasikan ke dalam layanan Windows dan Outlook, sebagaimana dikutip dari Tom's Hardware, Kamis (8/5/2025).
Persaingan dan Penurunan Pengguna
Skype sempat menguasai 40 persen pasar panggilan internasional pada 2014. Namun, persaingan dari aplikasi seperti WhatsApp, Zoom dan Teams membuat popularitasnya menurun.
Pengguna aktif harian Skype turun drastis menjadi sekitar 36 juta. Sementara itu, Microsoft Teams berhasil menarik hampir 300 juta pengguna.
Pindah ke Microsoft Teams
Sebagai strategi penyederhanaan layanan, Microsoft kini fokus pada Teams. Platform ini menjadi andalan utama menggantikan Skype.
Microsoft menjelaskan bahwa Teams memiliki fitur serupa dengan Skype, seperti panggilan dan obrolan. Selain itu, Teams juga dilengkapi fitur rapat, pengelolaan kalender dan komunitas.
Microsoft mempermudah migrasi data ke Teams bagi pengguna Skype yang ingin berpindah. Prosesnya hanya butuh beberapa menit, sementara pengguna yang tidak ingin beralih dapat mengekspor data.
Microsoft akan menghapus semua data Skype pada Januari 2026, jadi sebaiknya segera lakukan migrasi ke Teams.
Pengguna dapat memulai dengan mengunjungi situs resmi Skype dan mengikuti panduannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





