Mengapa 13 September Jadi Hari Pemrogram Sedunia? Ini Fakta Uniknya!

AKURAT.CO Setiap tanggal 13 September, dunia memperingati Hari Pemrogram Sedunia atau Day of the Programmer. Pada tahun kabisat, perayaan ini jatuh pada 12 September karena penyesuaian jumlah hari dalam kalender.
Hari ini bukan hanya sekadar 'hari khusus' tanpa alasan yang jelas. Ada dasar teknis dan sejarah kuat yang menjadikannya begitu penting dalam dunia pemrograman dan teknologi.
Peringatan ini juga menyimpan banyak cerita menarik yang patut diketahui. Berikut adalah sejumlah fakta unik yang membuat Hari Pemrogram Sedunia berbeda dari hari peringatan lainnya.
1. Melambangkan Hari ke-256 dalam Tahun Biasa
Hari Pemrogram Sedunia diperingati pada hari ke-256 dalam kalender tahunan. Pada tahun biasa, hari ke-256 ini jatuh tepat pada tanggal 13 September.
Namun, ada pengecualian di tahun kabisat atau leap year. Karena Februari memiliki 29 hari, maka hari ke-256 bergeser dan diperingati pada tanggal 12 September.
2. Kenapa Angka 256?
Angka 256 dipilih bukan tanpa alasan. Nilai ini mewakili jumlah kemungkinan berbeda yang dapat ditampilkan oleh satu byte atau 8 bit dalam sistem komputer, yakni dari 0 hingga 255.
Dikutip dari Days Of The Year, Sabtu (13/9/2025), dalam dunia digital, pemrosesan data sepenuhnya bergantung pada bilangan biner. Karena itulah, angka 256 dianggap simbol penting dan istimewa bagi komunitas pemrogram.
3. Asal Usulnya dari Rusia
Ide Hari Pemrogram muncul awal tahun 2000-an di Rusia. Dua programmer bernama Valentin Balt dan Michael Cherviakov dari perusahaan Parallel Technologies mengusulkan agar ada hari khusus bagi pemrogram.
Mereka mengajukan dukungan agar pemerintah Rusia menetapkan Hari Pemrogram sebagai hari resmi. Pada 2009, Presiden Dmitry Medvedev menandatangani dekret yang meresmikannya sebagai hari profesional nasional.
4. Perayaan Internasional dan Variasi
Hari Pemrogram awalnya dideklarasikan secara resmi di Rusia, namun kini juga dirayakan secara internasional. Perayaan ini menjadi bentuk penghargaan terhadap para pemrogram, developer dan semua pihak yang berperan dalam perkembangan teknologi.
Beberapa negara bahkan memiliki variasi tanggal dan cara memperingatinya. Misalnya di China, Hari Pemrogram diperingati setiap 24 Oktober karena angka 1024 (2^10) juga memiliki arti penting dalam dunia komputer.
5. Relevansi dengan Media Sosial dan Era Digital
Pemrogram bisa disebut sebagai 'otak' di balik berjalannya aplikasi, platform digital, media sosial, hingga sistem otomasi modern. Tanpa kode yang mereka ciptakan, fitur seperti like, komentar, notifikasi, maupun algoritma konten di media sosial tidak akan pernah ada.
Hari Pemrogram Sedunia menjadi momen untuk menghargai kerja keras para developer. Meski jarang terlihat, merekalah yang menciptakan antarmuka, menjaga keamanan data, meningkatkan pengalaman pengguna (UX), hingga menghadirkan inovasi teknologi yang memudahkan hidup kita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








