Ilmuwan Cina Cari Sinyal Radio Alien di Sistem TRAPPIST-1

AKURAT.CO Ilmuwan Cina sedang mencari sinyal radio dari sistem bintang TRAPPIST-1 yang berjarak 40 tahun cahaya dari Bumi. Sistem ini memiliki tujuh planet mirip Bumi, tiga di antaranya berada di zona layak huni.
Karena kemiripannya dengan Tata Surya, TRAPPIST-1 dianggap sebagai salah satu target terbaik dalam pencarian kehidupan luar angkasa. Planet TRAPPIST-1e bahkan disebut sebagai kandidat paling potensial untuk dihuni.
Penelitian dilakukan menggunakan teleskop FAST (Five-hundred-meter Aperture Spherical Telescope) yang memiliki sensitivitas luar biasa. Selama pengamatan, tim menargetkan lima kali penunjukan frekuensi L-band dengan total waktu 1,67 jam.
Dikutip dari Live Science, Senin (15/9/2025), cakupan frekuensi penelitian berada pada 1,05 hingga 1,45 GHz dengan resolusi \~7,5 Hz. Hal ini dapat membuat deteksi sinyal radio yang sangat lemah dan sulit terdeteksi oleh penelitian sebelumnya.
Tim peneliti yang dipimpin Guang-Yuan Song dari Universitas Dezhou berfokus pada frekuensi radio yang berubah seiring gerakan planet. Sinyal semacam itu hampir tidak mungkin terbentuk secara alami dan bisa menandakan adanya teknologi alien.
Berdasarkan konfigurasi teleskop FAST, tim mampu mendeteksi sinyal radio selemah 2,04×10^10 watt. Dengan kemampuan ini, peluang menemukan sinyal buatan dari peradaban lain menjadi lebih besar dibanding riset terdahulu.
Meski tidak menemukan bukti kuat adanya teknologi alien, penelitian tetap menghasilkan informasi berharga. Hasil ini memberi batas atas tentang kemungkinan keberadaan pemancar alien di sistem TRAPPIST-1.
Para peneliti menegaskan pencarian ini belum berakhir karena TRAPPIST-1 tetap menjadi target utama SETI. Mereka berencana memperluas penelitian dengan metode lain, termasuk mencari sinyal periodik atau sementara yang mungkin belum terdeteksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







