1,45 Juta Kasus Eksploitasi Seksual Anak Daring, Indonesia Masuk 3 Besar Dunia

AKURAT.CO Eksploitasi seksual anak di ruang digital terus bertambah. Laporan tahun 2024, Indonesia tercatat di peringkat ketiga dunia dengan 1,45 juta kasus, termasuk salah satu yang terbesar dalam pornografi daring.
"Komdigi membangun ekosistem digital yang tidak hanya mendorong kreativitas dan pembelajaran, tetapi juga menjamin anak terlindungi dari ancaman dunia digital," ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (3/10/2025).
Nezar menjelaskan, pemerintah telah menerbitkan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Selain itu, juga disiapkan Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional dengan prinsip tata kelola AI berbasis manusia.
Komdigi telah menerapkan Sistem Kepatuhan Moderasi Konten (SAMAN) dan mendorong literasi digital bagi masyarakat. Namun, ia juga menyoroti tren baru penggunaan teknologi AI untuk membuat konten kekerasan seksual anak.
Menurut laporan Internet Watch Foundation (IWF), lebih dari 3.500 konten berbasis AI beredar di dark web pada Juli 2024. Jumlah itu bahkan sempat mencapai lebih dari 20.000 konten pada Oktober 2023.
"Banyak sekali anak-anak kita yang menjadi korban dan berdampak cukup dalam terhadap kondisi psikologis korban," pungkasnya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Nezar menyebut kerja sama harus melibatkan kementerian, lembaga, penyedia jasa keuangan dan mitra global sebagai investasi bagi masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








