Indonesia Jadi Pelopor Dunia dalam Penerapan Rekam Medis AI

AKURAT.CO Indonesia mencatat tonggak penting di sektor kesehatan digital setelah menjadi negara pertama yang menerapkan rekam medis elektronik berbasis kecerdasan buatan (AI). Hal ini mendorong transformasi layanan kesehatan menuju sistem yang lebih efisien dan terintegrasi.
Teknologi bernama IntelliCare dari InterSystems dibuat untuk mengurangi beban administrasi dokter agar bisa lebih fokus pada pasien. Sistem ini mulai digunakan di jaringan rumah sakit EMC Healthcare dan menjadi yang pertama di dunia.
"IntelliCare membantu tenaga medis menghabiskan lebih banyak waktu bersama pasien," ujar Luciano Brustia selaku Regional Managing Director Asia Pacific InterSystems, dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (15/11/2025).
Rekam medis penting untuk mencatat riwayat kesehatan pasien, tetapi proses manual sering memperlambat kerja tenaga medis dan rawan kesalahan. IntelliCare hadir sebagai solusi dengan otomatisasi pencatatan, akses data lebih cepat dan alur kerja yang lebih efisien.
IntelliCare dibangun di atas platform InterSystems IRIS for Health yang dapat membuat pertukaran data medis lintas institusi secara aman. Teknologi ini mendukung interoperabilitas antara rumah sakit, laboratorium, perusahaan asuransi, hingga lembaga pemerintah.
InterSystems bekerja sama dengan mitra lokal seperti Zi.Care, ICS Compute dan BitHealth untuk memastikan sistem ini sesuai kebutuhan layanan kesehatan Indonesia.
Selain EMC Healthcare, sejumlah rumah sakit besar seperti Prodia, EKA Hospital, Pondok Indah Group, Tzu Chi Hospital, Asia One Healthcare dan Bali International Hospital juga mulai mengadopsinya.
EMC Healthcare melaporkan peningkatan signifikan sejak sistem ini diterapkan. Tingkat kelengkapan data rekam medis naik dari 68 persen menjadi 98 persen dan implementasi di tujuh rumah sakit selesai hanya dalam 18 bulan, menjadikan salah satu proses tercepat di dunia.
Keberhasilan ini menempatkan Indonesia sebagai pemimpin inovasi kesehatan berbasis AI di tingkat global. InterSystems juga meraih penghargaan 'Indonesia Technology Innovation of the Year, Healthcare Technology' pada Asian Innovation Excellence Awards 2025 sebagai bentuk pengakuan.
Implementasi rekam medis berbasis AI menunjukkan komitmen Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Teknologi seperti IntelliCare membantu tenaga medis bekerja lebih efisien, mempercepat layanan dan memperkuat keterhubungan antar fasilitas kesehatan.
Transformasi ini diprediksi menjadi dasar bagi pengembangan layanan digital yang lebih luas, mulai dari telemedicine hingga analitik prediktif. Sistem pemantauan kesehatan berbasis AI juga diperkirakan akan berkembang seiring kemajuan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






