ChatGPT Resmi Hadir di GenAI.mil, Jangkau 3 Juta Personel Departemen Pertahanan AS

AKURAT.CO Pentagon resmi menghadirkan ChatGPT dari OpenAI ke dalam platform GenAI.mil yang digunakan di lingkungan Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Layanan ini ditujukan bagi sekitar 3 juta personel militer, pegawai sipil dan kontraktor.
Kehadiran ChatGPT melengkapi dua model AI lain yang sudah tersedia lebih dulu, yakni Grok dari xAI dan Google Gemini. Dengan tambahan ini, GenAI.mil kini menawarkan lebih banyak pilihan model bahasa besar untuk mendukung operasional.
GenAI.mil diluncurkan sekitar dua bulan lalu sebagai upaya mempercepat adopsi kecerdasan buatan di internal Pentagon. Platform ini dirancang agar seluruh unit dapat mengakses teknologi AI generatif secara terpusat dan terkontrol.
Sejak diperkenalkan, situs tersebut diklaim telah menarik sekitar 1,1 juta pengguna unik. Pihak Pentagon juga menyebut tidak ada gangguan teknis besar yang terjadi selama masa operasional awal.
Meski demikian, peluncuran mendadak platform ini sempat menimbulkan kebingungan di kalangan pegawai. Sebagian bahkan mengira situs tersebut merupakan simulasi keamanan siber atau ancaman digital.
Seluruh matra di bawah Departemen Pertahanan, termasuk Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, telah mengadopsi GenAI.mil. Angkatan Udara bahkan menyatakan penggunaan platform ini membantu menghentikan sistem AI lama yang sebelumnya digunakan.
"Data yang diproses di GenAI.mil tetap terisolasi ke lingkungan pemerintah dan tidak digunakan untuk melatih atau meningkatkan model publik atau komersial OpenAI, memastikan pemisahan dari sistem eksternal dan melindungi data misi," ujar OpenAI dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (14/2/2026).
Model-model yang tersedia di GenAI.mil merupakan versi khusus yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah. Ketiganya diizinkan untuk memproses data sensitif yang tidak tergolong rahasia.
OpenAI menjelaskan bahwa ChatGPT versi ini berjalan di infrastruktur cloud pemerintah dengan perlindungan keamanan tambahan. Data yang diproses tidak digunakan untuk melatih model publik atau komersial perusahaan.
Pengembangan ChatGPT untuk kebutuhan pemerintah ini merupakan bagian dari kontrak antara OpenAI dan Pentagon melalui Chief Digital & AI Officer. Pejabat terkait juga membuka peluang penambahan model AI lain di masa depan, termasuk kemungkinan menghadirkan Claude dari Anthropic.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








