Akurat
Pemprov Sumsel

FIFA Gandeng YouTube untuk Piala Dunia 2026, Fans Bisa Nonton Cuplikan Live hingga Konten Eksklusif

Winna Wandayani | 25 Maret 2026, 17:55 WIB
FIFA Gandeng YouTube untuk Piala Dunia 2026, Fans Bisa Nonton Cuplikan Live hingga Konten Eksklusif
Fifa Piala Dunia (Media.fifa.com)

AKURAT.CO FIFA mulai mengubah cara distribusi konten Piala Dunia dengan menunjuk YouTube sebagai platform utama untuk edisi 2026. Kolaborasi ini membuka akses lebih luas bagi penggemar, tidak hanya lewat siaran TV, tetapi juga melalui ekosistem digital.

Lewat kerja sama tersebut, YouTube akan menjadi kanal prioritas untuk berbagai konten resmi Piala Dunia 2026. Pengguna bisa menikmati highlight berdurasi panjang, tayangan di balik layar, hingga materi eksklusif yang sebelumnya sulit diakses publik.

Salah satu gebrakan terbesarnya adalah izin bagi mitra media untuk menayangkan 10 menit awal pertandingan secara langsung di YouTube. Ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, sebagian momen live bisa diakses bebas di platform digital.

Selain cuplikan live, beberapa pertandingan juga direncanakan tayang penuh di YouTube, meski jumlahnya terbatas. Strategi ini menunjukkan perubahan pendekatan FIFA dalam menjangkau audiens yang kini semakin mobile dan berbasis streaming.

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar dengan total 104 pertandingan. Turnamen ini berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, melibatkan 48 tim dan digelar di 16 kota di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.

Tak hanya fokus pada konten baru, FIFA juga membuka kembali arsip pertandingan legendaris melalui kanal resminya. Penggemar dapat mengakses ulang laga klasik hingga momen ikonik dari edisi sebelumnya.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyebut kolaborasi ini sebagai upaya strategis untuk memperluas jangkauan turnamen. Ia menegaskan bahwa FIFA ingin beradaptasi dengan perubahan cara konsumsi konten global yang semakin digital.

"Kolaborasi dengan YouTube ini memperkuat ambisi kami untuk memaksimalkan dampak turnamen di seluruh lanskap media yang terus berkembang," ujar Grafstrom dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (24/3/2026).

Dari sisi YouTube, platform ini juga ingin menghadirkan pengalaman menonton yang lebih interaktif. Kreator akan dilibatkan secara langsung untuk memproduksi konten, mulai dari analisis pertandingan hingga cerita di balik layar.

Sebelum menggandeng YouTube, FIFA lebih dulu bekerja sama dengan TikTok untuk distribusi konten Piala Dunia 2026. Kemitraan yang diumumkan awal 2026 ini mencakup live streaming, klip pertandingan, hingga program khusus kreator.

FIFA juga memberi ruang bagi kreator TikTok untuk mengakses berbagai momen penting, seperti sesi latihan dan konferensi pers. Bahkan, pengguna diperbolehkan mengolah arsip resmi FIFA menjadi konten versi kreatif masing-masing.

TikTok akan melengkapi pengalaman tersebut dengan fitur interaktif seperti filter, stiker dan elemen gamifikasi bertema Piala Dunia. Seluruh konten nantinya dikumpulkan dalam hub khusus yang memuat jadwal, tiket, hingga informasi pertandingan.

Kebijakan FIFA menggandeng dua platform besar ini menegaskan pergeseran strategi distribusi olahraga global. Bukan lagi sekadar siaran, tetapi pengalaman multi-platform yang dirancang untuk menjangkau generasi digital.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.