Program Afiliasi YouTube Kini Lebih Mudah, Ini Syarat Baru untuk Kreator

AKURAT.CO YouTube memperluas akses monetisasi dengan menurunkan syarat program afiliasi. Kini, kreator dengan minimal 500 subscriber sudah bisa menghasilkan uang lewat penandaan produk di video.
Perubahan ini cukup signifikan karena sebelumnya fitur hanya tersedia untuk kanal dengan 5.000 subscriber. Batas tersebut sempat diturunkan ke 1.000 sebelum akhirnya dipangkas lagi menjadi 500.
Cara Kerja Program Afiliasi YouTube
Program ini membuat kreator dapat menambahkan tag produk langsung di video. Saat penonton tertarik dan melakukan pembelian melalui tautan tersebut, kreator akan mendapatkan komisi.
Skemanya mirip dengan platform afiliasi. Kreator bisa memilih produk dari berbagai merchant, membandingkan komisi, hingga meminta sampel untuk direview.
Meski ambang subscriber diturunkan, tidak semua kanal otomatis bisa ikut. Kreator tetap harus tergabung dalam YouTube Partner Program dengan beberapa ketentuan:
- Minimal 500 subscriber
- Setidaknya 3 video publik dalam 90 hari terakhir
- 3.000 jam tayang dalam 12 bulan terakhir atau 3 juta views Shorts dalam 90 hari
Selain itu, program ini hanya tersedia di sejumlah negara, termasuk Indonesia, Amerika Serikat, India, Jepang dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Kanal dengan fokus konten musik dan anak-anak juga tidak masuk kriteria.
Strategi YouTube Genjot Ekonomi Kreator
Ekspansi ini didorong oleh besarnya potensi konten belanja di YouTube, yang ditonton hingga puluhan miliar jam setiap tahun. Tren ini menunjukkan perubahan perilaku pengguna yang semakin mengandalkan video untuk mencari rekomendasi produk.
Untuk menangkap peluang tersebut, YouTube juga memperkuat integrasi fitur shopping. Salah satunya dengan menghadirkan etalase produk yang bisa langsung ditampilkan di profil kreator, sebagaimana dikutip dari laman resminya, Jumat (27/3/2026).
Dampak ke Performa dan Pendapatan
Data internal YouTube menunjukkan video dengan tag produk, timestamp dan tautan di deskripsi mampu meningkatkan klik hingga 43 persen dibandingkan konten tanpa penandaan. Ini menegaskan efektivitas integrasi fitur belanja dalam mendorong interaksi pengguna.
Dampaknya mulai terasa di kalangan kreator. Kanal teknologi SeungupKBD dilaporkan mampu melipatgandakan pendapatan hingga 40 kali, sementara kreator fashion Marnie Goldberg mencatat peningkatan hingga 15 kali.
Dengan demikian, penurunan batas masuk di YouTube membuka peluang monetisasi bagi kreator kecil, termasuk di Indonesia yang pertumbuhan ekosistem kreatornya terus meningkat. Akses yang lebih luas ini membuat lebih banyak kanal bisa mulai menghasilkan dari konten mereka.
Namun di sisi lain, persaingan konten afiliasi juga akan semakin ketat. Kreator dituntut tidak sekadar menempelkan link, tetapi menghadirkan rekomendasi yang relevan, transparan dan benar-benar bermanfaat agar tetap dipercaya audiens.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





