Akurat Logo

Google Tingkatkan Fitur AI Gmail agar Tulisan Email Lebih Natural

Winna Wandayani | 9 Mei 2026, 06:55 WIB
Google Tingkatkan Fitur AI Gmail agar Tulisan Email Lebih Natural
Ilustrasi Gmail (Pexels)

AKURAT.CO Google mulai menghadirkan peningkatan baru pada fitur 'Help me write' atau 'Bantu saya menulis' di Gmail. Pembaruan ini membuat email yang dibuat kecerdasan buatan (AI) terasa lebih personal dan menyerupai gaya tulisan penggunanya.

Sebelumnya, fitur berbasis Gemini tersebut kerap dianggap terlalu formal dan kaku. Kini, Google menambahkan kemampuan baru agar draf email terdengar lebih alami dan sesuai kebiasaan pengguna saat menulis.

Salah satu fitur terbaru adalah contextualization atau kontekstualisasi topik. Dengan kemampuan ini, Gmail dapat mengambil informasi relevan dari Google Drive maupun email sebelumnya untuk membantu menyusun isi pesan.

Sebagai contoh, saat pengguna membuat email terkait kampanye influencer, AI bisa otomatis mengambil nama kampanye dari file di Google Drive serta data performa kampanye dari email terbaru. Informasi tersebut kemudian dimasukkan ke dalam draf email secara otomatis.

Selain itu, Google juga menghadirkan fitur personalisasi nada dan gaya penulisan. Teknologi AI akan mempelajari pola bahasa pengguna dari email-email sebelumnya, lalu menyesuaikan gaya penulisan agar lebih santai atau sesuai karakter pemilik akun.

Google sebenarnya telah memperkenalkan pembaruan ini sejak Februari lalu. Namun, fitur tersebut kini mulai diluncurkan secara bertahap untuk pelanggan Google Workspace Business Starter, Standard, Plus, Enterprise Starter, Standard dan Plus.

Tak hanya untuk pengguna bisnis, fitur ini juga tersedia bagi pelanggan Google AI Plus, Pro dan Ultra. Fitur tersebut juga hadir untuk pengguna Google AI Pro for Education, sebagaimana dikutip dari laman resmi Google, Jumat (8/5/2026).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.