Akurat Logo

Trump Siapkan Kunjungan ke China, Tim Cook Masuk Daftar CEO Undangan

Winna Wandayani | 9 Mei 2026, 07:30 WIB
Trump Siapkan Kunjungan ke China, Tim Cook Masuk Daftar CEO Undangan
Donald Trump dan Tim Cook (Whitehouse.gov)

AKURAT.CO Pemerintahan Presiden Donald Trump dikabarkan tengah menyiapkan kunjungan ke China dalam waktu dekat. Sejumlah CEO perusahaan besar Amerika Serikat disebut akan ikut dalam delegasi tersebut.

CEO Apple Tim Cook menjadi salah satu nama yang masuk daftar undangan. Selain Cook, CEO Nvidia Jensen Huang dan CEO Qualcomm Cristiano Amon juga disebut akan hadir.

Dikutip dari 9to5Mac, Jumat (8/5/2026), daftar undangan masih bisa bertambah dalam beberapa hari ke depan. Beberapa perusahaan besar seperti Exxon, Boeing, Blackstone, Citigroup dan Visa juga masuk dalam pembahasan.

Kunjungan ini diperkirakan tidak hanya membahas hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China. Topik kecerdasan buatan (AI) juga diyakini menjadi salah satu agenda utama.

Sebelumnya, Wall Street Journal melaporkan bahwa AS dan China tengah mempertimbangkan dialog resmi terkait AI. Kedua negara disebut ingin mencegah persaingan teknologi berkembang menjadi perlombaan senjata digital.

Trump diketahui beberapa kali mengajak para pemimpin bisnis dalam perjalanan luar negerinya. Tradisi itu juga dilakukan saat kunjungan ke Inggris, Jepang dan Uni Emirat Arab tahun lalu.

Hubungan Trump dan Tim Cook sempat dikabarkan merenggang dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu terjadi setelah Cook menolak ikut dalam delegasi ke Uni Emirat Arab.

Trump bahkan sempat menyinggung absennya Cook saat berbicara di Riyadh. Dalam pidatonya, ia memuji CEO Nvidia Jensen Huang yang hadir dalam acara tersebut.

Tak lama setelah itu, Trump mengancam akan mengenakan tarif 25 persen untuk iPhone yang tidak diproduksi di Amerika Serikat. Kebijakan tersebut disebut-sebut sebagai bentuk tekanan terhadap Apple.

Keputusan Tim Cook untuk hadir dalam kunjungan ke China dinilai cukup penting bagi Apple. Perusahaan tersebut masih sangat bergantung pada pasar dan rantai pasok di China, terutama saat penjualan iPhone mulai pulih di negara itu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.