Sabet Penghargaan Asia Trusted Trading Platform, AIMS Ukir Prestasi Gemilang di Regional

AKURAT.CO, Platform perdagangan terkemuka, AIMS, sukses menorehkan tinta emas di panggung internasional.
Berkat konsistensinya selama 11 tahun di industri ini, AIMS resmi dianugerahi penghargaan bergengsi sebagai “Asia Trusted Trading Platform” dari Asia Book of Records.
Apresiasi berskala regional ini diserahkan langsung dalam kemeriahan acara Grand Opening ‘Guinness Asia’ – The Asia Records.
Perhelatan yang diinisiasi oleh Armani Media Sdn Bhd tersebut berlangsung dengan khidmat di Sampoerna Strategic Square, Jakarta, pada Minggu (17/5/2026).
Baca Juga: Perdagangan Domestik Jadi Andalan, Kadin Bidik Ekonomi 8%
Senior Vice President AIMS, Danny Yeong, memaparkan bahwa apresiasi dari Asia Book of Records ini memiliki standar penilaian yang sangat ketat dan berfokus penuh pada pencapaian di level seluruh benua Asia, bukan sekadar ranah domestik.
“Penghargaan ini diberikan kepada individu maupun perusahaan yang memiliki pencapaian terukur dan dapat diverifikasi di tingkat Asia,” tutur Danny Yeong di sela-sela acara.
Mengusung konsep yang serupa dengan Guinness World Records, Asia Book of Records mendedikasikan panggungnya untuk menyoroti segala bentuk prestasi ikonik di kawasan Asia.
Pada kesempatan yang sama, Founder Asia Book of Records, Dato Kk Chua, memuji keberhasilan AIMS dalam mengepakkan sayap bisnisnya hingga membangun jaringan yang begitu masif di 21 negara Asia.
“Bukan sekadar di Indonesia atau Asia Tenggara, tetapi di level Asia. Karena AIMS telah mencakup puluhan negara, mereka diberikan penghargaan sebagai platform trading terkemuka dan terpercaya di Asia,” jelas Dato Kk Chua.
Lebih dari sekadar memfasilitasi aktivitas perdagangan, selama lebih dari satu dekade AIMS juga telah bertransformasi menjadi sebuah ekosistem bisnis lintas sektor yang solid, mulai dari merangkul komunitas, olahraga, gaya hidup, hingga jaringan profesional.
Langkah ekspansi yang adaptif ini dinilai senantiasa mengedepankan keamanan dana serta kualitas pelayanan prima bagi para penggunanya. Hal tersebut diamini oleh Danny Yeong yang melihat perkembangan positif dari ekosistem yang mereka bangun.
“Selepas 11 tahun perjalanan, kami melihat pertumbuhan yang sangat positif. Apa yang kami bina bukan hanya sebuah business platform, tetapi sebuah community ecosystem yang terus berkembang dan memberi impact,” tambahnya.
Sebelumnya, nama-nama korporasi raksasa di Asia seperti Nintendo, Din Tai Fung, VinCorp, Gojek, hingga Wardah juga pernah menerima penghargaan serupa yang terbukti ampuh mendongkrak brand value mereka di pasar internasional.
Menjadikan momen ini sebagai batu loncatan menuju panggung global, AIMS memasang target ambisius untuk mengantongi sekitar 50 penghargaan khusus di Indonesia hingga akhir tahun 2026.
Baca Juga: Tembus 50 Juta Stream di Platform Musik, Ifan Seventeen Rilis Short Movie Jangan Paksa Rindu
Vice President AIMS, Tunku Mukhri, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan langkah awal dari visi besar perusahaan di masa depan.
“Kami percaya ini bukan penghujung, tetapi permulaan kepada pencapaian yang lebih besar. Fokus kami adalah untuk terus berkembang, mencipta impak yang lebih luas, dan membawa nama AIMS ke pentas global,” pungkas Tunku Mukhri penuh optimisme.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







