Sosok Amanda Askell, Filsuf Skotlandia di Balik Karakter AI Claude yang Humanis

AKURAT.CO Amanda Askell merupakan seorang filsuf asal Skotlandia yang menjabat sebagai kepala tim penyelarasan kepribadian di Anthropic sejak tahun 2021.
Perannya sangat krusial dalam membentuk karakter, nilai, dan moralitas Claude AI agar dapat berinteraksi secara etis dan humanis dengan pengguna.
Melalui pendekatan filosofisnya, ia berupaya memastikan bahwa kecerdasan buatan tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.
Profil dan Latar Belakang Amanda Askell
Amanda Askell adalah seorang peneliti kecerdasan buatan dan filsuf yang memiliki latar belakang akademis yang sangat mendalam di bidang etika.
Ia menempuh pendidikan sarjana di bidang filsafat di University of Dundee, sebelum melanjutkan studi BPhil di University of Oxford. Puncaknya, ia meraih gelar PhD dalam bidang filsafat dari New York University (NYU) dengan tesis yang memfokuskan pada etika tak terhingga.
Sebelum bergabung dengan Anthropic, Askell sempat bekerja di OpenAI, namun memutuskan untuk keluar karena adanya kekhawatiran terkait masalah keamanan pengembangan AI.
Pengalaman selama sepuluh tahun mempelajari filsafat memberinya perspektif unik untuk menjembatani kesenjangan antara kode pemrograman dan nilai-nilai kemanusiaan. Kini, ia dikenal sebagai sosok yang memberikan "jiwa" bagi model bahasa besar agar berperilaku lebih jujur dan bermanfaat.
Peran di Anthropic sebagai Character Team Lead
Di Anthropic, Amanda Askell memimpin tim yang bertanggung jawab untuk merancang seluruh kepribadian dan sistem nilai Claude.
Ia bertugas memastikan bahwa AI tersebut dapat memberikan respons yang tidak hanya akurat, tetapi juga selaras dengan etika manusia.
Pekerjaannya sehari-hari melibatkan pemantauan pola penalaran model dan melakukan interaksi langsung untuk menyempurnakan perilakunya.
Salah satu kontribusi terbesarnya adalah pengembangan "Konstitusi AI" untuk Claude, sebuah dokumen sepanjang 20.000 kata yang menjadi panduan moral bagi model tersebut.
Konstitusi ini memungkinkan Claude untuk berperilaku etis bahkan jika diperintahkan sebaliknya oleh pengembangnya sendiri.
Askell juga mempublikasikan karya penelitian mengenai Constitutional AI yang berfokus pada cara mendapatkan perilaku tidak berbahaya melalui umpan balik dari AI itu sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Drone Buatan Inggris Dipakai Ukraina, Rusia Mengancam: Semakin Terlibat, Semakin Tinggi Harga yang Harus Dibayar!
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk







