Akurat Logo

BRIN Kaji Teknologi Metasurface untuk Komunikasi Nirkabel Masa Depan

Yusuf Tirtayasa | 21 Juni 2026, 13:40 WIB
BRIN Kaji Teknologi Metasurface untuk Komunikasi Nirkabel Masa Depan
BRIN Kaji Teknologi Metasurface untuk Komunikasi Nirkabel Masa Depan

AKURAT.CO Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji teknologi metasurface untuk mendukung pengembangan sistem komunikasi nirkabel generasi baru.

Teknologi ini dinilai berpotensi menghadirkan sistem sensor yang lebih ringkas, efisien, serta mampu melakukan pengukuran medan elektromagnetik secara real-time.

Kajian tersebut disampaikan dalam webinar Sharing Ilmiah Sains dan Teknologi Elektronika serta Manfaatnya (SISTEM) Volume 2 Tahun 2026 bertajuk “Metasurface-Based Techniques for Electromagnetic Field Measurement and RF Imaging”.

Kegiatan ini membahas perkembangan teknologi metasurface yang dapat dimanfaatkan untuk pengukuran medan elektromagnetik dan pencitraan frekuensi radio (RF).

BRIN menilai kebutuhan akan sistem komunikasi, sensor, dan perangkat elektronik yang semakin cerdas mendorong perlunya teknologi baru yang lebih efisien dibanding metode konvensional.

Sensor Metasurface Tawarkan Pengukuran Real-Time

Yusuf Nur Wijayanto, Kepala Pusat Riset Elektronika BRIN, menjelaskan bahwa pengukuran distribusi medan elektromagnetik selama ini masih banyak menggunakan metode pemindaian probe mekanis yang membutuhkan waktu relatif lama dan berpotensi memengaruhi medan yang sedang diamati.

“Teknologi sensor berbasis metasurface hadir sebagai solusi inovatif yang mampu menangkap dan memvisualisasikan informasi medan elektromagnetik secara real-time tanpa memerlukan pergerakan mekanis,” jelas Yusuf.

Menurutnya, teknologi tersebut dapat meningkatkan efisiensi proses pengukuran sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap objek yang sedang dianalisis.

Yusuf juga berharap pengembangan metasurface mampu mendorong lahirnya inovasi riset yang relevan dengan kebutuhan industri elektronika nasional serta memperkuat kolaborasi antarpeneliti.

“Kami berharap pemahaman mengenai prinsip dasar sensor metasurface dapat mendorong inovasi yang lebih praktis dan efisien serta membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan teknologi ini,” ujar Yusuf.

Berpotensi Dukung Komunikasi Nirkabel Generasi Baru

Dalam webinar tersebut, Satoshi Yagitani, peneliti dari Kanazawa University Jepang, memaparkan perkembangan sensor metasurface yang mampu memvisualisasikan distribusi medan elektromagnetik dua dimensi dengan kecepatan mendekati real-time.

Sementara itu, Erik Madyo Putro, Peneliti Pusat Riset Elektronika BRIN, menjelaskan pengembangan sensor metasurface berbasis antena patch yang dirancang untuk menghasilkan sistem pencitraan medan frekuensi radio yang lebih sederhana dan kompak.

Teknologi tersebut memungkinkan visualisasi distribusi gelombang radio secara lebih praktis, termasuk menunjukkan arah datang gelombang dan karakteristik polarisasinya tanpa konfigurasi pengukuran yang rumit.

BRIN menilai kemampuan tersebut membuka peluang pemanfaatan pada berbagai bidang, mulai dari diagnostik interferensi elektromagnetik, karakterisasi antena, kompatibilitas elektromagnetik (EMC), hingga pengembangan sistem komunikasi nirkabel generasi mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.