Akurat Logo

5 Jenis Konten Facebook Pro yang Berpotensi Menghasilkan Cuan

Redaksi Akurat | 18 Juli 2026, 22:55 WIB
5 Jenis Konten Facebook Pro yang Berpotensi Menghasilkan Cuan
Logo Facebook.

AKURAT.CO Memiliki akun Facebook Pro dan rutin mengunggah konten setiap hari belum tentu menjamin menghasilkan uang.

Salah satu penyebabnya adalah konten yang dibuat kurang menarik atau tidak sesuai dengan minat mayoritas pengguna Facebook sehingga sulit direkomendasikan oleh algoritma.

Karena itu, kreator perlu memahami jenis konten yang memiliki peluang besar menjangkau audiens sekaligus membangun personal branding.

Semakin tinggi interaksi yang diperoleh, semakin besar pula peluang mendapatkan penghasilan dari monetisasi maupun kerja sama dengan brand.

Berikut lima jenis konten yang bisa dijadikan referensi:

1. Video Reels

Video pendek atau Reels menjadi salah satu format konten paling efektif di Facebook. Format ini memiliki peluang menjangkau pengguna lebih luas karena didorong oleh algoritma Facebook.

Jika akun telah memenuhi syarat monetisasi, kreator berpeluang memperoleh pendapatan dari bonus Reels, iklan video, hingga kerja sama dengan berbagai brand.

2. Tutorial Memasak

Konten memasak masih menjadi salah satu kategori yang paling diminati di Facebook, terutama oleh pengguna dewasa.

Tutorial resep sederhana, makanan viral, hingga tips memasak sehari-hari memiliki potensi memperoleh banyak penonton karena sesuai dengan karakter mayoritas pengguna Facebook yang mencari konten praktis dan bermanfaat.

3. Konten Edukasi

Konten edukasi dapat membantu membangun kredibilitas dan kepercayaan audiens.

Topiknya bisa beragam, mulai dari bisnis, teknologi, keuangan, digital marketing, hingga keterampilan sehari-hari.

Baca Juga: Prancis vs Inggris Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026: Cek Jadwal Siaran Langsung dan Link Tayang

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.