Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Indonesia

AKURAT.CO Teknologi elektrifikasi mulai merambah kendaraan operasional pertambangan berkapasitas besar. PT United Tractors Tbk mendukung uji lapangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, truk tambang kelas 100 ton yang dikembangkan untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan meningkatkan efisiensi operasional.
Pengujian dilakukan di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung yang dikelola oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Pengembangan unit ini dipimpin oleh PT Komatsu Marketing & Support Indonesia (KMSI) sebagai bagian dari proses evaluasi teknologi sebelum produk diperkenalkan ke pasar.
Komatsu HD785-7 Hybrid EREV mengadopsi teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV), yang menempatkan motor listrik sebagai penggerak utama kendaraan. Berbeda dari sistem penggerak konvensional, baterai pada teknologi ini dapat diisi melalui sumber listrik eksternal maupun menggunakan mesin yang berfungsi sebagai generator.
Konfigurasi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi, meningkatkan efisiensi bahan bakar, serta mendukung upaya pengurangan emisi karbon dalam kegiatan pertambangan. Namun, potensi manfaat tersebut masih perlu dievaluasi melalui pengujian langsung di lingkungan operasional.
Cara Kerja Teknologi EREV pada Truk Tambang Komatsu
Teknologi Extended-Range Electric Vehicle atau EREV menggabungkan penggerak listrik dengan sumber energi tambahan untuk memperpanjang kemampuan operasional kendaraan.
Pada Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, motor listrik menjadi sumber penggerak utama. Sementara itu, baterai dapat memperoleh energi dari sumber listrik eksternal atau melalui mesin yang bekerja sebagai generator.
Pendekatan ini dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi dalam kegiatan pertambangan yang membutuhkan kendaraan berkapasitas besar dan beroperasi dalam kondisi kerja berat.
Dibandingkan sistem penggerak konvensional, teknologi EREV menawarkan pendekatan berbeda dalam pemanfaatan energi. Meski demikian, tingkat efisiensi bahan bakar, produktivitas, dan pengurangan emisinya pada truk tambang ini masih harus dibuktikan melalui hasil pengujian lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya



