Akurat Logo

Musrenbang HAM 2026 Hasilkan 8 Isu Prioritas, Bakal Segera Dilaporkan ke Presiden

Ayu Rachmaningtyas | 23 Oktober 2026, 18:51 WIB
Musrenbang HAM 2026 Hasilkan 8 Isu Prioritas, Bakal Segera Dilaporkan ke Presiden
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto.

AKURAT.CO Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) HAM 2026 menghasilkan delapan isu prioritas. Hasil Musrenbang ini akan segera diberikan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Dalam Negeri, serta para menteri terkait lainnya.

Ke delapan isu ini, di antaranya Hak atas Standar Hidup yang Layak, Hak atas Lingkungan Hidup yang Baik dan Sehat, Hak atas Pendidikan, Hak atas Kesetaraan Akses terhadap Pelayanan Dasar,  Hak atas Pembangunan, Perlindungan dari Risiko Iklim dan Bencana, Hak atas Pangan dan Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi.

"Hasil dari apa yang kita bahas dalam forum ini juga akan dilaporkan secara resmi kepada Bapak Presiden. Artinya, suara yang Bapak/Ibu sampaikan di ruangan ini akan sampai ke meja pengambil kebijakan tertinggi negeri ini," kata Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga: Buka Musrenbang HAM 2026, Willy Aditya: HAM Harus Jadi Semangat Pembangunan Nasional

Dia mengatakan, penyelenggaraan Musrenbang selama dua hari berhasil merumuskan delapan isu HAM prioritas beserta rancangan teknokratiknya. Seluruh masukan peserta akan dihimpun dan diolah menjadi bahan penyusunan perencanaan pembangunan bidang HAM ke depan.

Dia menekankan, pentingnya sinergi lintas instansi. Sebab, delapan isu HAM prioritas tersebut tidak dapat dituntaskan oleh satu instansi saja. "HAM bukan urusan satu kementerian. Menghormati, melindungi, memenuhi, menegakkan, dan memajukan HAM adalah pekerjaan kita bersama," tuturnya.

Karena itu, pihaknya mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan menanggalkan sekat kelembagaan dan bekerja sebagai satu kesatuan yang mengabdi pada martabat manusia Indonesia.

Kementerian HAM akan terus membuka pintu koordinasi dan komunikasi bersama masyarakat sipil. Diharapkan agar hasil Musrenbang HAM dapat diterjemahkan ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran masing-masing.

"Jangan berhenti di daftar hadir dan foto bersama," ujarnya.

Baca Juga: Pimpinan Komisi XIII DPR Apresiasi Penegakan HAM dalam Dua Tahun Prabowo-Gibran, Soroti Kasus Andrie Yunus

Mugiyanti juga mengucapkan terima kasih atas keterlibatan aktif dan masukan dari para perwakilan CSO yang hadir selama dua hari ini. Dia pun meyakini para peserta akan membawa semangat dari apa yang telah disidkusikan dalam Musrenbang tersebut.

Delapan isu HAM prioritas tersebut ditetapkan melalui sidang pleno yang diikuti 62 peserta. Setiap peserta memilih paling banyak delapan dari sejumlah persoalan yang diusulkan, dengan mempertimbangkan hasil penilaian kelompok kerja serta data dan temuan Kementerian HAM.

"Perencanaan yang baik tidak lahir dari balik meja saja, tetapi dari mendengar langsung apa yang dirasakan rakyat di lapangan. Maka, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang memanusiakan manusia," tegasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.