Jasa Marga Lanjutkan Pemeliharaan Tol Cipularang Purbaleunyi
Hefriday | 30 September 2025, 12:03 WIB

AKURAT.CO PT Jasa Marga (Persero) Tbk melanjutkan kegiatan pemeliharaan atau perbaikan jalan di ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan sekaligus meningkatkan kenyamanan para pengguna jalan tol.
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, mengatakan bahwa pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari peningkatan kualitas layanan jalan tol sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen Jasa Marga dalam menjaga mutu jalan tol agar tetap aman, nyaman, dan berstandar,” ujar Agni dalam keterangannya, Selasa (30/9/2025).
Pemeliharaan dilakukan oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division melalui Representative Office 3 bekerja sama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM). Pekerjaan berlangsung selama sepekan penuh, mulai Minggu, 28 September 2025 hingga Sabtu, 4 Oktober 2025.
Pemeliharaan dilakukan oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division melalui Representative Office 3 bekerja sama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM). Pekerjaan berlangsung selama sepekan penuh, mulai Minggu, 28 September 2025 hingga Sabtu, 4 Oktober 2025.
Baca Juga: Antisipasi Kemacetan, Jasa Marga Operasikan Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Secara Parsial
Jenis pekerjaan yang dilaksanakan meliputi rekonstruksi perkerasan, scrapping, filling and overlay (SFO), serta pengecatan marka jalan. Seluruh kegiatan tersebut ditujukan untuk memperpanjang usia jalan sekaligus menjaga standar kelayakan lintasan.
Di ruas Tol Cipularang arah Bandung, pekerjaan dilakukan di beberapa titik, antara lain di lajur 1 dan bahu luar KM 070+347 hingga KM 095+258, lajur bahu luar KM 068+034 sampai KM 069+066, serta lajur bahu luar KM 070+235 hingga KM 097+586. Beberapa titik lain di jalur yang sama juga menjadi fokus perbaikan.
Sementara itu, di arah Jakarta, kegiatan pemeliharaan dilakukan di lajur 1 mulai dari KM 090+243 hingga KM 072+114, termasuk di ramp Sadang, ramp Cikamuning (gerbang dan jembatan), serta titik lainnya yang dianggap membutuhkan perbaikan segera.
Pada ruas Tol Padaleunyi, pekerjaan di arah Bandung mencakup lajur 1 di akses keluar Gerbang Tol (GT) Pasteur, GT Moch. Toha, GT Buah Batu, serta titik strategis lainnya. Sedangkan di arah Cileunyi, pekerjaan dilaksanakan di lajur 1 KM 121+553 hingga KM 121+588, serta di bahu luar KM 121+184 sampai KM 126+713.
Agni menjelaskan, selama pekerjaan berlangsung, lajur yang sedang dikerjakan untuk sementara tidak dapat dilintasi pengguna jalan. Meski demikian, lajur lainnya tetap dibuka agar arus lalu lintas tetap terjaga. “Kami memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan manajemen lalu lintas yang baik agar tidak menimbulkan gangguan signifikan,” kata Agni.
Ia menambahkan, pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mengikuti rambu lalu lintas, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Sosialisasi mengenai kegiatan pemeliharaan ini juga dilakukan secara intensif agar masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan sejak dini.
Jenis pekerjaan yang dilaksanakan meliputi rekonstruksi perkerasan, scrapping, filling and overlay (SFO), serta pengecatan marka jalan. Seluruh kegiatan tersebut ditujukan untuk memperpanjang usia jalan sekaligus menjaga standar kelayakan lintasan.
Di ruas Tol Cipularang arah Bandung, pekerjaan dilakukan di beberapa titik, antara lain di lajur 1 dan bahu luar KM 070+347 hingga KM 095+258, lajur bahu luar KM 068+034 sampai KM 069+066, serta lajur bahu luar KM 070+235 hingga KM 097+586. Beberapa titik lain di jalur yang sama juga menjadi fokus perbaikan.
Sementara itu, di arah Jakarta, kegiatan pemeliharaan dilakukan di lajur 1 mulai dari KM 090+243 hingga KM 072+114, termasuk di ramp Sadang, ramp Cikamuning (gerbang dan jembatan), serta titik lainnya yang dianggap membutuhkan perbaikan segera.
Pada ruas Tol Padaleunyi, pekerjaan di arah Bandung mencakup lajur 1 di akses keluar Gerbang Tol (GT) Pasteur, GT Moch. Toha, GT Buah Batu, serta titik strategis lainnya. Sedangkan di arah Cileunyi, pekerjaan dilaksanakan di lajur 1 KM 121+553 hingga KM 121+588, serta di bahu luar KM 121+184 sampai KM 126+713.
Agni menjelaskan, selama pekerjaan berlangsung, lajur yang sedang dikerjakan untuk sementara tidak dapat dilintasi pengguna jalan. Meski demikian, lajur lainnya tetap dibuka agar arus lalu lintas tetap terjaga. “Kami memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan manajemen lalu lintas yang baik agar tidak menimbulkan gangguan signifikan,” kata Agni.
Ia menambahkan, pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mengikuti rambu lalu lintas, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Sosialisasi mengenai kegiatan pemeliharaan ini juga dilakukan secara intensif agar masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







