Waskita Karya Raih Kontrak Baru Rp415,44 Miliar, Garap Proyek Irigasi di Banten

AKURAT.CO PT Waskita Karya (Persero) Tbk meraih kontrak baru berupa Rehabilitasi Jaringan Utama Daerah Irigasi (DI) Kewenangan Daerah di Provinsi Banten Paket I, III, dan IV.
Total nilai kontrak tersebut mencapai Rp415,44 miliar. Rencananya, akan diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan, mulai September sampai Desember 2025.
Direktur Operasi II Perseroan, Dhetik Ariyanto mengatakan rehabilitasi proyek ini bertujuan untuk menghidupkan lagi fungsi utama irigasi sebagai penopang produktivitas pertanian.
Baca Juga: Kejaksaan Periksa Mantan Kepala Bagian Penganggaran PT Waskita Karya
Melalui perbaikan dan peningkatan kualitas saluran yang dilakukan Perseroan, diharapkan DI tersebut mampu menyalurkan air secara lebih efisien, stabil, dan berkelanjutan.
"Manfaat jaringan irigasi ini tidak hanya menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian, tapi juga mengurangi kehilangan air akibat kebocoran. Pada akhirnya, dapat mendorong peningkatan indeks pertanaman di wilayah layanan," kata Dhetik dalam keterangannya dikutip, Kamis (2/10/2025).
Dhetik melanjutkan, pengerjaan DI Provinsi Banten menjadi kunci penting dalam menjaga kesinambungan produksi pertanian, khususnya pada. Dengan begitu, turut memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pada paket I, kata dia, terdapat 10 DI di Kabupaten Serang dan Kota Serang yang akan direhabilitasi. Luas totalnya mencapai lebih dari 2.500 hektar (ha).
Baca Juga: Laba Bruto Waskita Karya Naik 14,4 Persen Berkat Efisiensi dan Restrukturisasi
Sedangkan pada paket III, ada enam DI di Kabupaten Lebak yang akan diperbaiki, dengan total luas sebesar 2.678 ha. Lalu pada paket IV, terdiri dari tiga DI di Lebak dan Kota, total luasnya menembus 2.825 ha.
"Kami merasa bangga dapat dipilih untuk mengerjakan proyek ini, karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh para petani. Utamanya yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Banten," tuturnya.
Dhetik menyampaikan, nantinya masyrakat bisa menikmati aliran air lebih lancar dan terjamin, sehingga mengoptimalkan hasil panen, mengurangi risiko gagal akibat kekurangan air, sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Dirinya menegaskan, keberhasilan rehabilitasi jaringan irigasi Banten juga dapat memperkokoh upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berdaya saing bagi masa depan.
“Pada pengerjaan jaringan irigasi ini, Perseroan menggunakan teknologi digital serta material modern, guna memastikan petani tetap terlayani selama proyek berlangsung," jelas dia.
Dhetik mengungkapkan, kini Waskita Karya juga tengah menggarap proyek Irigasi Belitang Lempuing di Sumatera Selatan, Modernisasi DI Rentang, DI Salamdarma, dan Kamojing di Jawa Barat. Sebelumnya, Perseroan telah menyelesaikan pembangunan Irigasi Mrican Paket 2 di Jawa Timur.
Adapun, penandatanganan kontrak dilakukan oleh Kepala Departemen Infrastruktur I Divisi Operasi I Waskita Karya Stefanus Gunawan yang disaksikan langsung oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Dedi Yudha Lesmana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










