Atasi Genangan di Tol Sedyatmo dengan 9 Pompa, Jasamarga Imbau Pengguna Cari Jalur Alternatif

AKURAT.CO Jasamarga Metropolitan Tollroad melalui Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melakukan upaya optimalisasi pompa di Ruas Tol Sedyatmo.
Hal ini dilakukan untuk percepatan penangan genangan, imbas tingginya curah hujan sejak Minggu, 11 Januari 2026 di kawasan Jabodetabek. Saat ini di lapangan telah berjalan total 7 pompa dengan rincian 3 pompa berada di Off Ramp GT Pluit 3 dan 4 pompa di Off Ramp Cengkareng Business Center (CBC).
Untuk mempercepat pengurangan debit air, sejak pukul 12.00 WIB, juga telah dioperasikan pompa mobile sebanyak 1 unit di kedua lokasi tersebut. Sehingga saat ini total ada 9 pompa yang bekerja di lapangan.
Baca Juga: Penyesuaian Tarif Tol Sedyatmo Tak Berpengaruh Banyak Pada Arus Mudik
Senior Manager Representative Office 2, Ginanjar Bekti menyampaikan bahwa tingginya limpasan air dari kawasan sekitar ke saluran air jalan tol semakin menyulitkan kerja pompa di lapangan.
"Kami berupaya semaksimal mungkin mempercepat penanganan genangan dengan optimalisasi 9 unit pompa, karena limpasan air dari kawasan melalui saluran air jalan tol cukup tinggi. Kami juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk pengaturan lalu lintas," kata Ginanjar dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).
Ginanjar berpesan, agar pengguna jalan dapat memanfaatkan akses lain sebagai jalur alternatif menghindari genangan di Ruas Tol Sedyatmo.
Terutama, kata Ginanjar yang akan menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta dengan melewati Ruas Tol JORR 2 atau mods transportasi lainnya.
“Perbaharui informasi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group melalui call center 24 jam Jasa Marga di 14080, media sosial resmi Jasa Marga dan aplikasi TRAVOY,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







