HK Kebut Pembangunan 324 Unit Hunian Untuk Warga di Bantaran Rel Senen

AKURAT.CO PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menyatakan kesiapannya untuk melakukan akselerasi pembangunan 324 unit hunian di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto guna menyediakan hunian layak bagi masyarakat di tengah permukiman padat tepian rel Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen.
Guna merealisasikan arahan tersebut, Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung lahan pengembangan pada Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: 800 Hunian Disiapkan untuk Relokasi Warga Bantaran Rel Senen
Peninjauan lapangan ini turut dihadiri oleh Direktur Operasi II Hutama Karya, Mardiansyah, guna memastikan kesiapan teknis dan pemetaan aset lahan yang akan segera dikembangkan.
Melalui kolaborasi bersama BP BUMN, Kementerian PKP, Danantara Indonesia, BPS dan Pemda DKI Jakarta.
Proyek yang dikerjakan Hutama Karya bersama BUMN Karya lainnya ini menjadi solusi konkret pemerintah dalam menghadirkan hunian yang tertata dan terjangkau di tengah kota, sekaligus menjawab tingginya angka backlog kepemilikan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa optimalisasi aset BUMN adalah kunci dalam mendukung program perumahan nasional.
“Aset-aset BUMN yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat kita dorong untuk memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Kami tengah memetakan aset potensial lainnya guna mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Dony Oskaria.
Menteri PKP, Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan cepat sektor BUMN dan Danantara dalam merealisasikan hunian ini. Sinergi ini diharapkan mampu menjawab tantangan pemukiman di Jakarta Pusat melalui pengembangan hunian yang terintegrasi.
Hutama Karya berperan aktif memastikan perencanaan pembangunan unit tersebut memenuhi standar kualitas tinggi serta menciptakan ekosistem hunian yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Pada kesempatan terpisah, Pelaksana Tugas (Plt.) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa keterlibatan Hutama Karya dalam proyek ini adalah wujud nyata implementasi government preneurship dalam menjawab kebutuhan infrastruktur sosial.
Hutama Karya berkomitmen penuh menjadi mitra strategis pemerintah. Menindaklanjuti instruksi Presiden, HK akan melakukan akselerasi pengerjaan agar pembangunan hunian di Senen ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam waktu singkat.
"Kami menargetkan proyek hunian ini dapat rampung sepenuhnya pada 15 Juni mendatang sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas hidup warga sesuai Instruksi Presiden melalui Danantara,” terang Hamdani.
Pemerintah bersama BUMN ditargetkan akan merampungkan seluruh pemetaan aset dan tahapan pelaksanaan dalam waktu dekat agar program ini dapat segera direalisasikan secara terarah dan transparan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





