Runway Bandara Bandanaira Diperpanjang 2,2 Km, Wisata dan Evakuasi Diperkuat

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bakal mempercepat pengembangan kawasan pariwisata Kepulauan Banda dengan memperpanjang landasan pacu (runway) Bandar Udara Bandanaira hingga mencapai 2,2 Km.
Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana Gunung Api Banda.
Menteri PU, Dody Hanggodo menjelaskan bahwa rencana ini merupakan tindak lanjut atas permohonan pemerintah daerah yang menginginkan peningkatan kapasitas bandara.
Baca Juga: Kementerian PU Kejar Penyelesaian Tanggul Pantai Jakarta, Target Tuntas 2027
Perlu diketahui, panjang runway saat ini hanya sekitar 900 meter dengan lebar 30 meter, dinilai belum memadai untuk melayani pesawat berukuran besar.
“Jadi kita akan bikin 2,1 sampai 2,2 Km bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan untuk memperpanjang runway menjadi 2,2 km,” kata Dody, Minggu (12/7/2026).
Dengan perpanjangan runway tersebut, bandara ini nantinya dapat didarati pesawat dengan kapasitas lebih besar. Hal ini akan membuka akses wisatawan secara lebih luas ke Pulau Banda, yang dikenal sebagai destinasi bersejarah dan bahari unggulan Indonesia.
Di sisi lain, peningkatan infrastruktur ini juga menjadi langkah strategis dalam mitigasi bencana. Letak Pulau Banda yang berada di kawasan cincin api menjadikannya rentan terhadap aktivitas vulkanik.
Dengan runway yang lebih panjang, proses evakuasi, distribusi logistik, dan penanganan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
"Ini kan masih daerah rawan bencana dekat gunung berapi yang bisa meletus setiap saat. Sementara runway saat ini tidak sampai 1 kilometer, sehingga tidak masuk pesawat Hercules," ujar Dody.
Baca Juga: Hadapi El Nino, Kementerian PU Optimalkan Bendungan dan Jaringan Irigasi di Jabar
Pemerintah berharap, kombinasi antara peningkatan aksesibilitas dan kesiapsiagaan bencana di Pulau Banda ini mampu mendorong pertumbuhan pariwisata sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









