Bedah Rumah Dipermudah, Kini Cukup Satu Kriteria Kerusakan

AKURAT.CO Pemerintah memperluas Program Bedah Rumah pada 2026 dengan menaikkan target jumlah rumah yang diperbaiki sekaligus menyederhanakan persyaratan penerima bantuan.
Langkah tersebut dilakukan agar program dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengatakan, pemerintah menargetkan 400.000 rumah diperbaiki melalui Program Bedah Rumah pada 2026.
Baca Juga: Kementerian PKP Kejar Target 400 Ribu Bedah Rumah, Baru 56 Persen yang Lolos Verifikasi
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi program pada 2025 yang mencapai 45.000 rumah di seluruh Indonesia.
“Program Bedah Rumah ini anggarannya dari APBN. Tahun 2025 ada 45.000 rumah yang diperbaiki di seluruh Indonesia. Tahun 2026 ada 400.000 rumah yang diperbaiki,” ujar Maruarar dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (14/9/2206).
Perluasan program juga diikuti perubahan ketentuan mengenai rumah yang dapat menerima bantuan. Kementerian PKP menyederhanakan persyaratan tingkat kerusakan rumah.
Jika sebelumnya calon penerima harus memenuhi tiga kriteria kerusakan, kini cukup memenuhi satu kriteria kerusakan yang telah ditetapkan.
Selain itu, rumah yang menjadi objek bantuan harus merupakan satu-satunya rumah milik penerima dan telah ditempati sekurang-kurangnya satu tahun dalam kondisi tidak layak huni.
Penyederhanaan persyaratan tersebut menjadi salah satu cara pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap Program Bedah Rumah.
Namun, Kementerian PKP tetap mensyaratkan proses verifikasi untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi ketentuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









