AKURAT.CO Indonesia bergabung ke dalam organisasi global yang berfokus memberantas pencucian uang, pendanaan terorisme dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal, yaitu Financial Action Task Force (FATF).
Hal tersebut disambut baik oleh Bank Indonesia (BI) dan menunjukkan integritas sistem keuangan yang diakui di dunia internasional yang dapat mengangkat kredibilitas Indonesia.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, mengatakan resminya Indonesia sebagai anggota FATF yang ke-40 disahkan pada sidang pleno FATF di Paris, Perancis pada tanggal 25-27 Oktober 2023 setelah proses Mutual Evaluation (ME) yang dilakukan sejak 2022.
Baca Juga: PPATK Targetkan Indonesia Jadi Anggota Penuh FATF pada 2021
“Ini salah satu bentuk komitmen kuat Indonesia dalam Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (Komite TPPU) yang dalam hal ini Bank Indonesia menjadi anggota bersama kementerian dan lembaga lainnya,” kata Erwin dikutip Senin (30/10/2023).
Selain itu, Erwin menjelaskan masuknya Indonesia sebagai anggota FATF juga sebagai bukti pengakuan dunia internasional atas peran penting Indonesia dalam rezim Anti Pencucian Uang (APU) Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) global yang membuat Indonesia sejajar dengan anggota G20 lainnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar yang mengaku senang dengan bergabungnya Indonesia kepada FATF.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan nasional telah komprehensif untuk memenuhi standar internasional.
“Dengan integritas sistem keuangan yang semakin kuat, sehingga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat termasuk dunia,” ucap Mahendra saat konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Oktober 2023 pada, Senin (30/10/2023).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK











