AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup di level 7.266,46, turun 20,73 poin atau 0,28%, Senin sore (11/11/2024).
Meski dibuka pada level 7.287,257, indeks bergerak fluktuatif sepanjang hari, dengan level tertinggi sempat mencapai 7.287,257 dan level terendah berada di angka 7.182,312.
Tak hanya IHSG, kelompok indeks utama lainnya juga menunjukkan tren serupa. LQ45, indeks yang mencerminkan 45 saham berkapitalisasi besar dan likuid, turun 5,03 poin (0,57%) ke 879,11. Sementara itu, IDX30 yang berisi 30 saham unggulan teraktif juga melemah 3,50 poin (0,77%) ke 451,23.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Naik 0,6 Persen ke 7.287,19 Karena Ini
Sebanyak 190 saham terpantau naik, 397 saham turun, dan 196 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 13,16 triliun. Volume perdagangan sebanyak 23,58 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.459.470 kali.
Dari sisi sektoral, pelemahan terdalam terjadi pada sektor properti sebesar 1,6%. Diikuti pelemahan di sektor perindustrian 1,6%, sektor kesehatan 1,5% sektor barang konsumsi non primer 1,2%, dan sektor infrastuktur 0,9%.
Sedangkan penguatan terjadi pada sektor sektor teknologi 2,7%, sektor energi 0,3%, dan sektor barang baku 0,06%.
Pelemahan IHSG dikaitkan dengan beragam sentimen negatif termasuk paket stimulus hasil Kongres Rakyat China, rilis laju inflasi Oktober, Trumpsnomics hingga IKK Oktober 2024.
Menariknya di tengah pelemahan IHSG, ada sejulah emiten yang membubung hingga menembus auto reject atas atau ARA. Keempat saham ARA tersebut adalah saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) melonjak 34,1% menjadi Rp208 dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) melejit 25% menjadi Rp1.100.
Kemudian saham PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) meningkat 25% menjadi Rp1.800 dan PT Pudji & Sons Tbk (PNSE) naik 24,4% menjadi Rp565.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









