Bitcoin Diprediksi Tembus USD1 Juta di 2025 Asalkan. . .
Demi Ermansyah | 4 Januari 2025, 16:49 WIB

AKURAT.CO Pasca mencatatkan performa gemilang di 2024, Bitcoin diperkirakan akan melanjutkan tren bullish di 2025. Dengan berbagai faktor pendukung yang sudah terlihat, lalu pertanyaan besar kembali muncul, apakah Bitcoin benar-benar akan menjadi primadona investasi di 2025 ini?
Prediksi harga Bitcoin di 2025 bervariasi, tetapi yang paling ambisius datang dari Charles Schwab yang merupakan sebuah perusahaan investasi, dimana mereka memperkirakan Bitcoin bisa mencapai USD1 juta jika AS benar-benar mengadopsinya sebagai cadangan strategis.
Meski terdengar fantastis, skenario ini tetap membutuhkan kepastian kebijakan dan dukungan politik yang kuat, tren positif Bitcoin di 2025 sangat mungkin berlanjut, didukung oleh regulasi yang lebih jelas, sentimen risiko yang positif, dan minat besar dari investor institusional.
Baca Juga: Outlook Pasar Kripto 2025: Menanti Inovasi Sejenis Bitcoin Berbasis AI dan Tokenisasi RWA
Namun, fluktuasi jangka pendek tetap harus diperhatikan oleh para investor agar tidak terjebak euforia pasar. Bitcoin memang menjanjikan, tetapi tetap membutuhkan pendekatan investasi yang bijak dan penuh perhitungan
Sementara itu, dilansir dari Coin Market Cap, sisi Regulasi diprediksi menjadi kunci utama keberlanjutan tren positif Bitcoin. Dimana pemerintahan Donald Trump secara terbuka mendukung cryptocurrency sehingga pada akhirnya diperkirakan akan mempercepat penerapan kebijakan pro-kripto.
Usulan untuk menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari cadangan strategis AS juga menjadi katalis besar. “Lingkungan regulasi yang jelas akan membawa lebih banyak investor institusional ke pasar ini,” ujar analis dari eToro Australia, Josh Gilbert.
Kemudian, bitcoin secara historis bergerak bullish selama siklus moneter yang lebih longgar. Pada 2025, bank sentral diperkirakan akan terus menurunkan suku bunga, menciptakan lingkungan investasi yang mendukung aset-aset berisiko tinggi.
Dalam kondisi ini, Bitcoin memiliki peluang besar untuk mencetak rekor baru. Meski optimisme tinggi, volatilitas tetap menjadi karakter utama Bitcoin. Setelah mencatatkan harga tertinggi di angka USD108.000 pada Desember 2024 lal.
Bitcoin sempat terkoreksi ke USD94.000. Koreksi ini kemungkinan akan terus terjadi, terutama jika aksi ambil untung meningkat atau sentimen pasar global melemah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









