Rebranding Koperasi, Strategi Tarik Minat Masyarakat
Demi Ermansyah | 1 Februari 2025, 12:35 WIB

AKURAT.CO Pemerintah tengah berupaya mengubah wajah koperasi agar lebih menarik dan relevan di era modern.
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa dalam 100 hari pertama kepemimpinannya di Kabinet Merah Putih, fokus utama yang dijalankan adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi melalui berbagai strategi rebranding.
“Kita ingin masyarakat melihat koperasi bukan sekadar warisan lama, tapi sebagai wadah usaha yang modern dan bisa bersaing. Karena itu, rebranding jadi salah satu langkah utama yang kita dorong,” ujar Budi Arie dikutip Sabtu (1/2/2025).
Dimana, lanjutnya, langkah-langkah yang sudah ditempuh dalam rebranding koperasi antara lain, peluncuran logo baru koperasi.
"Pemerintah meluncurkan logo baru koperasi yang lebih modern, mencerminkan semangat inovasi dan kebersamaan dalam dunia usaha," ucapnya.
Kemudian, merevitalisasi dan Penataan Kelembagaan, sebab banyak koperasi yang dulunya berjalan seadanya, kini mulai dibenahi agar lebih profesional dan mampu bersaing dengan model bisnis lain.
"Koperasi juga didorong untuk ikut serta dalam program sosial, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), guna memperkuat perannya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
"Tak hanya itu saja, kami juga mengupayakan digitalisasi koperasi agar lebih mudah diakses dan diminati oleh generasi muda. Sebab kami ingin koperasi tidak hanya dikenal sebagai warisan ekonomi rakyat, tapi juga sebagai pilihan bisnis yang menjanjikan di era digital,” tambah Budi Arie.
Langkah ini, lanjut Budi, sejalan dengan hasil survei Indikator Politik Indonesia yang mencatat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih mencapai 79,3%. Kepercayaan publik yang tinggi menjadi modal penting dalam mendorong kebangkitan koperasi.
Menurut Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, kepuasan masyarakat masih tinggi karena pemerintah mampu merespons isu-isu sensitif, seperti kebijakan kenaikan PPN yang akhirnya hanya berlaku untuk barang mewah.
Ke depan, pemerintah optimistis koperasi bisa berkembang pesat dan menjadi pilar penting dalam ekonomi nasional.
"Dengan wajah baru yang lebih modern dan profesional, koperasi diharapkan bisa semakin menarik minat masyarakat, terutama generasi muda, untuk terlibat dan berkembang bersama," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








