AKURAT.CO Shiba Inu (SHIB) semakin menunjukkan eksistensinya di dunia kripto dengan optimisme tinggi untuk masuk dalam cadangan strategis Amerika Serikat. Hal ini muncul pasca Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengusulkan integrasi beberapa aset kripto utama, seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, Cardano, dan XRP, ke dalam cadangan nasional.
Kini, komunitas SHIB mulai berspekulasi bahwa token mereka juga memiliki peluang untuk dipertimbangkan.
Optimisme ini semakin diperkuat dengan pernyataan singkat dari Lucie, Kepala Pemasaran Shiba Inu, yang berbunyi, "SHIB. Jangan Pernah Bilang Tidak." Ungkapan ini diyakini sebagai sinyal bahwa tim pengembang SHIB percaya diri terhadap masa depan proyek mereka.
Meskipun saat ini SHIB belum termasuk dalam daftar aset yang diusulkan untuk cadangan kripto AS, ada beberapa alasan yang membuat token ini dipertimbangkan.
Diantaranya yakni para basis pemegang SHIB terus bertambah, dan diprediksi akan mencapai 3-4 juta holder. Jika SHIB mampu masuk 10 besar aset kripto global, peluangnya untuk menjadi bagian dari cadangan strategis AS semakin besar.
Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Kripto Tembus USD3 Triliun, Bitcoin dan Altcoin Kian Menguat
Kemudian ekosistem Shibarium yang merupakan sebuah solusi Layer-2 yang meningkatkan efisiensi dan kecepatan transaksi SHIB. Inovasi ini memungkinkan SHIB menjadi lebih kompetitif di pasar kripto.
Mengacu kepada hasil laporan dari Arkham Intelligence menunjukkan bahwa pemerintah AS saat ini memegang sekitar 54,9 miliar token SHIB. Data ini menjadi salah satu indikator bahwa SHIB telah menarik perhatian otoritas keuangan.
Selain pengembangan teknologi, tim Shiba Inu juga memperkenalkan inisiatif baru, yakni Pusat Strategis untuk Inovasi dalam Blockchain, yang bertujuan menjadikan AS sebagai pusat inovasi kripto global. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan adopsi blockchain.
Akankah SHIB Layak Masuk Cadangan Kripto AS?
Meskipun optimisme meningkat, ada perdebatan sengit di kalangan pelaku industri kripto mengenai kelayakan SHIB sebagai aset cadangan strategis. Pendukung SHIB meyakini bahwa pertumbuhan ekosistem dan inovasi teknologi dapat menjadikan token ini sebagai aset bernilai.
Sedangkan bagi para kritikus termasuk penganut Bitcoin maksimalis berpendapat bahwa hanya Bitcoin yang layak menjadi penyimpan nilai utama karena karakteristik kelangkaannya.
Salah satu pendiri Gemini, Tyler Winklevoss, menegaskan bahwa meskipun XRP, SOL, dan ADA memiliki potensi namun Bitcoin tetap menjadi standar utama dalam aset cadangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










