AKURAT.CO Pasar kripto kembali menunjukkan volatilitasnya dan kali ini, Pi Network jadi salah satu aset yang tengah diuji ketahanannya dan berada dalam tren bearish.
Token ini masih berusaha bertahan di atas level harga krusial, meski tekanan jual terus membayangi. Sejauh ini, Pi Network memang berhasil menjaga posisinya, tetapi apakah kondisi ini akan bertahan lama?
Dilansir dari BeInCrypto, Senin (24/3)2025), arus keluar dana yang masih berlanjut menjadi salah satu faktor yang membuat Pi Network dalam posisi rentan. Jika tekanan jual tidak mereda, ada kemungkinan harga token ini akan terkoreksi lebih dalam.
Level support pertama yang menjadi perhatian adalah USD0.92. Jika harga turun melewati titik ini, bukan tidak mungkin Pi Network akan terus merosot hingga ke USD0.76, yang berarti penurunan semakin dalam.
Sebaliknya, ada juga peluang bagi Pi Network untuk bangkit kembali. Jika harga bisa kembali naik dan menembus level USD1.19 sebagai support baru, maka prospek pemulihan akan terbuka.
Dalam skenario optimistis, jika harga berhasil bertahan di atas level ini, ada potensi lonjakan ke USD1.43. Kenaikan ini tentu akan membantu Pi Network memulihkan sebagian kerugian yang telah dialami dalam beberapa waktu terakhir.
Saat ini, sentimen pasar secara keseluruhan juga memainkan peran besar dalam pergerakan harga Pi Network.
Faktor makroekonomi seperti kebijakan suku bunga The Fed, arus dana institusional ke aset kripto, serta regulasi global menjadi faktor eksternal yang mempengaruhi arah pergerakan token ini.
Dengan situasi yang masih penuh ketidakpastian, investor harus lebih cermat dalam mengambil keputusan.
Bagi para investor, level-level support dan resistance ini bisa menjadi acuan penting dalam menyusun strategi trading.
Mereka yang lebih konservatif mungkin akan memilih menunggu kepastian sebelum masuk kembali ke pasar, sementara trader yang lebih agresif bisa memanfaatkan volatilitas untuk mencari peluang cuan.
Namun, penting untuk diingat bahwa pasar kripto terkenal dengan pergerakannya yang cepat dan tidak terduga. Risiko selalu ada, terutama bagi aset yang masih dalam tahap perkembangan seperti Pi Network.
Oleh karena itu, melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi sangatlah krusial.
Pi Network sendiri masih menjadi perbincangan di komunitas kripto. Meski memiliki basis pengguna yang besar dan adopsi yang terus berkembang, ekosistemnya masih dalam tahap awal.
Keberhasilan proyek ini dalam jangka panjang akan sangat bergantung pada seberapa baik tim pengembang bisa membangun ekosistem yang kuat serta memberikan utilitas nyata bagi penggunanya.
Di sisi lain, transparansi dan kejelasan mengenai mekanisme pasar Pi Network juga menjadi faktor yang dinantikan banyak investor.
Sejauh ini, masih ada beberapa pertanyaan terkait distribusi token, kejelasan listing di bursa utama, serta bagaimana strategi pengembang dalam menjaga nilai aset ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










