Bank Mandiri Genjot Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp294 Triliun di Kuartal I-2025

AKURAT.CO PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan peningkatan signifikan pada portofolio pembiayaan berkelanjutan sepanjang kuartal I-2025. Hingga Maret 2025, total pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri tercatat mencapai Rp294 triliun, tumbuh 11,1% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini berasal dari dua sektor utama, yakni portofolio hijau dan portofolio sosial. Portofolio hijau meningkat 13,4% (yoy) menjadi Rp148 triliun, sedangkan portofolio sosial tumbuh 9% (yoy) menjadi Rp146 triliun.
Kinerja tersebut menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung transformasi menuju ekonomi berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mengakselerasi transisi ekonomi nasional menuju ekonomi hijau. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah Indonesia dalam mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 mendatang.
Sebagai bagian dari strategi berkelanjutan, Bank Mandiri juga memperluas sinergi dengan mitra bisnis untuk mengembangkan produk dan layanan berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan tren global dan meningkatkan daya saing perbankan nasional.
"Inisiatif berkelanjutan kami tidak terbatas pada pembiayaan saja, tetapi juga mencakup penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), efisiensi energi dalam operasional, dan peningkatan literasi keuangan masyarakat,” ujar Darmawan dalam paparan publik laporan keuangan kuartal I-2025 di Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Darmawan menambahkan, pihaknya optimistis dapat menjadi pionir dalam mendukung pertumbuhan ekonomi hijau yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan peran strategis Bank Mandiri sebagai salah satu bank terbesar di Tanah Air.
Dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN), Bank Mandiri aktif berpartisipasi dalam berbagai proyek prioritas pemerintah. Antara lain pembangunan 3 juta rumah, penyediaan makanan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, penguatan ketahanan pangan, dan penanggulangan penyakit tuberkulosis.
Baca Juga: Hingga Maret 2025, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp12,8 Triliun
Di sektor sosial, Bank Mandiri juga berperan dalam pembangunan rumah sakit di wilayah pelosok serta mendukung renovasi fasilitas pendidikan dan pengembangan sekolah unggulan. Ini menjadi bagian dari visi besar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional yang merata dan berkeadilan.
Guna menjaga likuiditas dan memperkuat struktur pendanaan, Bank Mandiri juga menerbitkan Global Bond senilai 800 juta dolar AS dan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan Tahap II senilai Rp5 triliun pada Maret 2025. Langkah ini menjadi strategi diversifikasi pendanaan sekaligus menunjukkan kepercayaan investor terhadap kinerja perseroan.
“Penerbitan obligasi ini menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan kami mendapat respons positif dari pelaku pasar. Ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Bank Mandiri memiliki prospek jangka panjang yang solid dalam mendukung transformasi ekonomi Indonesia,” tutup Darmawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









