AKURAT.CO Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali menjadi sorotan pelaku pasar menjelang perdagangan awal pekan, Senin (2/6/2025).
KB Valbury Sekuritas merekomendasikan saham emiten tambang milik negara itu sebagai pilihan utama untuk strategi trading buy, menyusul penguatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam ulasan terbarunya, KB Valbury Sekuritas menetapkan target harga harian saham ANTM di level Rp3.210, dengan kisaran harga masuk yang disarankan antara Rp3.020 hingga Rp3.110.
Broker tersebut juga memberikan panduan teknikal penting kepada investor, termasuk level resistance di Rp3.210 dan level support di Rp3.020. Sementara itu, batas kerugian (stop loss) disarankan di level Rp2.830.
“Waspadai jika harga menembus di bawah Rp3.020,” demikian imbau KB Valbury Sekuritas dalam catatannya yang dirilis Sabtu (31/5/2025).
Hingga penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (28/5/2025), saham ANTM ditutup di level Rp3.110, menguat 2,6% dalam sehari. Dalam sepekan, saham ini tercatat sudah melonjak 6,8%.
Kenaikan lebih drastis terjadi dalam jangka waktu satu bulan, yaitu sebesar 46%, dan bahkan melejit 103,9% sejak awal tahun atau year to date (ytd).
Kinerja positif saham ANTM tidak hanya didorong oleh sentimen teknikal, tetapi juga oleh prospek fundamental perusahaan yang dinilai solid.
Head of Research Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi, menyatakan bahwa kinerja Antam akan didorong oleh dua segmen utama, yakni emas dan nikel.
“Emas masih menjadi kontributor terbesar dalam pendapatan hingga kuartal I-2025, namun mulai semester II nanti, porsi pendapatan dari nikel diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan,” jelas Wafi.
Menurutnya, momentum dari segmen nikel akan semakin kuat seiring pulihnya sentimen global dan meningkatnya permintaan terhadap kendaraan listrik (electric vehicle atau EV).
Antam dinilai memiliki posisi yang kuat karena tidak sekadar menambang bijih mentah, melainkan telah memproduksi feronikel bernilai tambah tinggi.
Lebih lanjut, Wafi juga menyoroti keunggulan strategis Antam dalam hal ketersediaan bahan baku dan rekam jejak operasional yang sudah teruji.
Perusahaan ini juga aktif memperluas portofolio bisnis hilirnya, termasuk pembangunan smelter bersama mitra strategis untuk memperkuat rantai nilai industri nikel nasional.
Dari sisi valuasi, saham ANTM dinilai masih menarik dibandingkan dengan emiten sejenis.
“Target harga saham ANTM untuk akhir tahun 2025 berada di level Rp4.000, dengan rekomendasi buy,” tegas Wafi.
Didukung oleh kebijakan hilirisasi mineral dari pemerintah serta kondisi pasar komoditas global yang cenderung positif, saham Antam diperkirakan memiliki prospek jangka panjang yang menjanjikan.
Selain itu, efisiensi biaya operasional dan ekspansi hilirisasi dinilai menjadi faktor utama yang akan menopang kinerja perusahaan ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








