AKURAT.CO Wacana merger 3 bumn reasuransi di Indonesia dinilai banyak berdampak positif.
Menurut Pengamat Asuransi Ivan Rahardjo, konsolidasi ini dapat membawa dampak baik dalam memperkuat daya saing serta efisiensi industri perasuransian nasional.
Seperti diketahui, RI telah lama mengalami defisit neraca pembayaran, khususnya di sektor asuransi karena adanya arus pembayaran premi reasuransi yang lebih besar ke luar negeri dibandingkan dengan penerimaan premi dari luar negeri. Merger, lanjut Ivan, akan menekan defisit neraca pembayaran Indonesia.
"Ada ketergantungan industri asuransi domestik pada reasuransi luar negeri dan belum berdaya saingnya industri asuransi nasional," ujar Ivan kepada Akurat.co, Jumat (4/7/2025).
Baca Juga: Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) Surplus USD5,9 Miliar pada Kuartal III-2024
Sebelumnya Direktur Utama PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Tbk atau Indonesia Re, Benny Waworuntu mengatakan, rencana integrasi perusahaan reasuransi pelat merah masuk dalam rencana aksi korporasi sepanjang tahun 2025.
Benny menjelaskan, saat ini terdapat tiga perusahaan reasuransi dalam negeri. Pertama, Indonesia Re yang sahamnya 100% dimiliki negara. Lalu, Nasional Re yang merupakan cucu usaha dari IFG, lalu Tugu Re yang merupakan anak usaha pertamina.
Dalam bagan yang dipaparkan, pada tahun 2025-2026 ketiga perusahaan akan melakukan penyesuaian bisnis dengan dan due diligence. Setelah itu, diharapkan akan menghasilkan kesepakatan pengalihan.
Jika sudah disepakati, maka proses merger dan akuisisi akan terjadi pada tahun 2026-2027. Sehingga, pada tahun 2028, Indonesia Re akan membawahi empat perusahaan, diantaranya Asuransi ASEI, ReIndo Syariah, Nasional Re dan Tugu Re.
"Ini roadmapnya jadi rencana di 2028 kita ingin memiliki perusahaan re yangkuat dan optimal yang merupakan perusahaan gabungan yang dimiliki oleh negara," ujar Benny.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









