ETF Jadi Katalis Utama, Bitcoin Lampaui Valuasi Google di Tengah Lonjakan Permintaan
AKURAT.CO Harga Bitcoin kembali mencetak rekor tertinggi dengan menembus level USD123.000 pada 14 Juli 2025. Kenaikan ini mendorong kapitalisasi pasar kripto terbesar di dunia tersebut mencapai USD3,67 triliun, menjadikannya lebih bernilai dibanding perusahaan teknologi raksasa seperti Google.
Menurut Vice President Indodax, Antony Kusuma, lonjakan harga Bitcoin kali ini bukan hanya karena sentimen pasar, tetapi ditopang oleh arus masuk dana besar dari produk Exchange Traded Fund (ETF) Bitcoin spot di Amerika Serikat.
“Permintaan institusi terhadap ETF Bitcoin sangat besar. Ini menjadi katalis utama yang mendorong harga naik tajam,” ujarnya.
Baca Juga: Indodax Bukukan Volume Transaksi Rp15,24 Triliun, Kuasai 42,8 Persen Pasar Kripto per April 2025
Data dari Farside Investors mengungkapkan, ETF Bitcoin mencatat arus masuk USD1,17 miliar dalam satu hari, terbesar kedua dalam sejarah ETF kripto.
Dana terbesar dikontribusikan oleh iShares Bitcoin Trust milik BlackRock (USD448 juta) dan Wise Origin Bitcoin Fund milik Fidelity (USD324 juta).
ETF dinilai memberikan kemudahan bagi investor tradisional untuk berinvestasi di aset kripto, tanpa harus memegang aset fisik. Hal ini turut memperluas jangkauan pasar Bitcoin secara global.
Antony juga menyebut bahwa semakin jelasnya regulasi di negara-negara besar, termasuk Amerika Serikat, telah memberikan rasa aman kepada investor.
Baca Juga: Bitcoin Bullish, 3 AltCoin Ini Ditaksir Ikut Melejit
“Regulasi yang semakin matang menunjukkan bahwa kripto bukanlah tren sementara. Ini memperkuat legitimasi aset digital di sistem keuangan global,” tambahnya.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa volatilitas tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia kripto. Oleh karena itu, strategi investasi jangka panjang dan berbasis analisis tetap diperlukan untuk menghadapi dinamika pasar.
Dengan permintaan yang terus meningkat dan pasokan yang terbatas, Bitcoin dinilai masih berpotensi mencetak rekor baru. Lonjakan ini menandai era baru di mana aset digital mulai mengambil porsi lebih besar dalam tatanan ekonomi global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






