Transaksi Kripto Naik Tajam, Upbit Indonesia Tegaskan Pentingnya Keamanan Pengguna

AKURAT.CO Seiring meningkatnya minat dan adopsi aset digital di Indonesia, Upbit Indonesia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan membekali diri dengan informasi yang tepat, agar tidak terjebak dalam berbagai bentuk penipuan kripto.
Upbit Indonesia menegaskan kembali komitmennya terhadap perlindungan pengguna dan tanggung jawab platform dalam menciptakan ekosistem kripto yang aman dan terpercaya.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi kripto di Indonesia pada Mei 2025 mencapai Rp49,57 triliun, mencerminkan antusiasme publik yang terus tumbuh terhadap aset digital.
Baca Juga: COIN Resmi Melantai di BEI, Jadi Emiten Bursa Aset Kripto Pertama di Dunia
Namun, peningkatan ini juga diikuti oleh munculnya berbagai modus penipuan seperti phishing, aplikasi investasi palsu hingga usaha peniruan identitas yang merugikan masyarakat.
Chief Operating Officer (COO) Upbit Indonesia, Resna Raniadi, menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan kesadaran pengguna adalah kunci utama untuk menjaga ekosistem kripto tetap sehat.
"Kami melihat pertumbuhan pasar kripto sebagai peluang besar bagi ekonomi digital Indonesia. Namun, pertumbuhan ini harus diiringi dengan edukasi yang kuat agar masyarakat dapat berpartisipasi secara aman dan bertanggung jawab," jelasnya, melalui keterangan yang diterima Senin (28/7/2025).
Baca Juga: Perjanjian Dagang AS-Tiongkok Bisa Menjadi Titik Balik untuk Industri Kripto
Kenali Modus Penipuan Kripto dan Cara Menghindarinya
Upbit mengidentifikasi beberapa bentuk penipuan yang paling sering terjadi, di antaranya adalah phishing yang memancing pengguna untuk mengklik tautan palsu dan mencuri data pribadi, aplikasi investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan fantastis namun akhirnya membawa kabur dana pengguna hingga penipuan dengan menyamar sebagai pihak terpercaya.
Untuk menghindari hal-hal tersebut, pengguna disarankan untuk selalu menggunakan platform yang telah terdaftar dan diawasi resmi di OJK, seperti Upbit Indonesia, agar transaksi dilakukan dalam ekosistem yang diawasi.
Pastikan untuk tidak mudah percaya terhadap pesan atau telepon yang mengatasnamakan pihak tertentu, apalagi jika meminta data pribadi, password atau kode OTP. Hal ini tidak pernah dilakukan oleh pihak resmi Upbit.
Baca Juga: Industri Kripto Memasuki Babak Baru, Upbit Soroti Tren dan Peluang di Paruh Kedua 2025
Penting juga untuk melakukan riset mandiri (DYOR) sebelum berinvestasi pada aset atau proyek kripto tertentu dan jangan mudah tergiur oleh janji keuntungan cepat.
Selain itu, pengguna dianjurkan untuk mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan memperbarui kata sandi secara berkala.
"Sebagai platform yang mengutamakan keamanan pengguna, Upbit Indonesia terus memperkuat sistem keamanan kami, melakukan pembaruan fitur secara berkala, serta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal," jelas Resna.
Baca Juga: Begini Strategi Investasi Kripto ala Upbit Indonesia
“Kami percaya bahwa membangun kesadaran kolektif adalah langkah paling efektif untuk melindungi ekosistem ini dari pelaku kejahatan digital," tambahnya.
Upbit Indonesia juga terus berkolaborasi dengan regulator dan komunitas untuk memperkuat ekosistem kripto yang bertanggung jawab.
Melalui berbagai inisiatif edukatif dan fitur perlindungan di dalam aplikasi, Upbit Indonesia menegaskan posisinya sebagai mitra terpercaya dalam perjalanan investasi digital masyarakat Indonesia.
Baca Juga: 5 Cara Hadapi Volatilitas Kripto, Upbit Imbau Dana Darurat Dijadikan Prioritas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







