OJK dan Swiss Bangun Model Ekonomi Daerah Berbasis Teknologi Digital

AKURAT.CO Kolaborasi lintas negara antara OJK, Pemerintah Swiss, dan International Labour Organization (ILO) menghadirkan model pembangunan ekonomi daerah berbasis teknologi digital yang inklusif.
Proyek digitalisasi ekosistem peternakan sapi perah di Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan menjadi pilot project dari inisiatif ini.
Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah konkret mendukung agenda prioritas nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui teknologi.
“Digitalisasi bukan semata soal efisiensi, tapi juga pemberdayaan masyarakat di akar rumput,” ujar Mahendra.
Baca Juga: Enam Saksi Dipanggil KPK dalam Penanganan Kasus Korupsi CSR BI dan OJK
Senada dengan Mehandra, Wapres Swiss Guy Parmelin menyatakan komitmen negaranya dalam mendukung upaya Indonesia membangun akses keuangan inklusif berbasis agrikultur.
“Kami bangga dapat terlibat dalam proyek ini yang memberi manfaat langsung bagi peternak kecil,” ujarnya.
Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang diterapkan KPBS menghubungkan lebih dari 4.500 peternak, koperasi susu, dan industri pengolahan. Rantai pasok dan distribusi menjadi lebih transparan dan efisien.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Keuangan OJK Hasan Fawzi menyebutkan, sistem ini juga terhubung dengan Penyelenggara Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) dan Agregator Jasa Keuangan (PAJK).
Baca Juga: Perkuat Organisasi, OJK Lantik Pejabat Baru
“Dengan ini, peternak yang sebelumnya sulit menjangkau lembaga keuangan bisa mendapatkan akses kredit dengan profil risiko yang terukur,” katanya.
Selain di Pangalengan, proyek serupa kini dikembangkan di Malang, Jawa Timur, sebagai bagian dari replikasi model berbasis teknologi untuk sektor peternakan dan pertanian lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









