Utang RI Didominasi Jangka Panjang, BI Pastikan Risiko Terkelola

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) mencatat struktur Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2025 tetap didominasi oleh utang jangka panjang. Pangsa ULN jangka panjang tercatat mencapai 86,1% dari total ULN, menunjukkan profil risiko yang lebih terkendali.
Untuk ULN pemerintah, posisinya tercatat sebesar US$209,8 miliar, turun dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai USD210,5 miliar. Secara tahunan, pertumbuhan ULN pemerintah melambat dari 4,7% (yoy) menjadi 3,3% (yoy).
“Perkembangan posisi ULN pemerintah terutama dipengaruhi oleh pergerakan kepemilikan surat berharga negara seiring masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso.
Baca Juga: BI: Keyakinan Konsumen Tetap Kuat Desember 2025, Tabungan Meningkat
Sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN pemerintah dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel. Pemanfaatannya diarahkan untuk mendukung program prioritas serta menjaga kesinambungan fiskal.
Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah digunakan antara lain untuk sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 22,2%, administrasi pemerintah dan pertahanan 19,7%, jasa pendidikan 16,4%, konstruksi 11,7%, serta transportasi dan pergudangan 8,6%.
Sementara itu, ULN swasta juga mengalami penurunan menjadi USD191,2 miliar pada November 2025. Secara tahunan, ULN swasta masih mengalami kontraksi sebesar 1,3% (yoy), meski lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca Juga: Lebih Kredibel, BI Sosialisasikan Indonia sebagai Acuan Baru Suku Bunga Antarbank
BI menegaskan peran ULN akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






