IHSG Menguat Usai Trading Halt, Pasar Masih di Fase Krusial

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, di tengah fase krusial yang tengah dihadapi pasar modal nasional. Penguatan ini terjadi setelah tekanan tajam yang memicu trading halt dua hari berturut-turut.
IHSG dibuka naik 88,88 poin atau 1,08% ke level 8.321,08. Sejalan dengan itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan menguat 11,59 poin atau 1,43% ke posisi 824,60.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai kondisi pasar saat ini mencerminkan tekanan serius terhadap kepercayaan investor.
“Pasar modal Indonesia tengah berada dalam fase yang sangat krusial,” ujar Hendra dalam risetnya di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Baca Juga: IHSG Fluktuatif, Pasar Cemas Isu Potensi Turun ke Frontier Market
Menurut Hendra, tekanan yang terjadi dalam dua hari terakhir tidak hanya bersifat teknikal, tetapi juga mencerminkan kekhawatiran mendalam pelaku pasar terhadap aspek fundamental tata kelola.
“Kondisi ini mencerminkan tingkat kepanikan pasar yang cukup tinggi, terutama akibat kombinasi sentimen global dan kekhawatiran investor terhadap transparansi serta tata kelola pasar domestik,” katanya.
Situasi tersebut semakin menjadi sorotan setelah Direktur Utama BEI, Iman Rachman, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (30/1/2026). Mundurnya pimpinan tertinggi bursa dinilai tidak terlepas dari dinamika pasar yang sedang bergejolak.
Di sisi lain, regulator dan otoritas pasar merespons tekanan global dengan menyiapkan langkah struktural. Merespons evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BEI akan merevisi aturan batas minimal saham publik (free float) dari 7,5% menjadi 15% pada Februari 2026.
Ketentuan tersebut akan berlaku bagi emiten baru maupun emiten yang sudah tercatat. Emiten yang tidak memenuhi persyaratan akan dikenakan kebijakan keluar (exit policy), meski mekanismenya masih dalam pembahasan.
Baca Juga: IHSG Oversold, Analis: Berpeluang Rebound
Selain itu, BEI bersama Self-Regulatory Organization (SRO) juga akan menyesuaikan proposal sesuai kebutuhan MSCI, khususnya terkait peningkatan transparansi data free float saham di Indonesia.
OJK juga mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan regulasi terkait demutualisasi PT Bursa Efek Indonesia, yang ditargetkan terbit pada kuartal I 2026. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya jangka menengah memperkuat tata kelola dan independensi bursa.
Dari eksternal, sentimen pasar global cenderung bervariasi. Bursa saham Eropa pada Kamis (29/1/2026) ditutup beragam, dengan Euro Stoxx 50 dan DAX Jerman masing-masing melemah 0,52%, sementara FTSE 100 Inggris menguat 0,17%.
Wall Street juga bergerak mixed. Indeks S&P 500 melemah 0,13%, Nasdaq turun 0,53%, sedangkan Dow Jones Industrial Average menguat tipis 0,11%.
Sementara itu, mayoritas bursa Asia pagi ini berada di zona merah. Indeks Nikkei turun 0,84%, Shanghai Composite melemah 1,31%, Hang Seng terkoreksi 1,60%, dan Straits Times turun 0,20%.
Di tengah volatilitas global dan domestik, pelaku pasar kini menanti konsistensi kebijakan dan reformasi struktural sebagai kunci pemulihan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








