AI Ubah Proses Audit, Profesionalisme Auditor Tetap Jadi Kunci

AKURAT.CO Pemanfaatan artificial intelligence (AI), machine learning, hingga robotic process automation (RPA) kini semakin masif dalam proses audit.
Namun, para praktisi menegaskan bahwa teknologi hanya alat bantu, bukan pengganti auditor.
Dalam The 25th ATV International Audit Seminar di FEB UI, Partner KPMG Indonesia, Handrow Cahyadi, menjelaskan bahwa AI saat ini berfungsi sebagai copilot dalam meningkatkan efisiensi kerja auditor.
Menurut Handrow, transformasi tersebut bukan berarti mengurangi tanggung jawab auditor, melainkan justru meningkatkan standar akuntabilitas.
Dengan dukungan AI, proses pengujian transaksi yang sebelumnya berbasis sampling kini dapat diperluas menjadi pengujian populasi secara menyeluruh (full population testing), sehingga potensi anomali bisa terdeteksi lebih dini.
Namun, ia mengingatkan bahwa ketergantungan berlebihan terhadap teknologi juga membawa risiko baru. Algoritma yang tidak dikalibrasi dengan tepat, bias data, hingga lemahnya pengawasan atas model AI dapat memengaruhi kualitas hasil audit.
Karena itu, auditor tetap harus memahami logika sistem yang digunakan, bukan sekadar menerima output teknologi.
“Teknologi mempercepat proses, tetapi keputusan profesional tetap membutuhkan penilaian kritis manusia. Skeptisisme profesional tidak bisa diotomatisasi,” ujarnya.
Senada dengan Handrow, Juan Ramon Siahaan dari KAP Liana Ramon Xenia & Rekan menambahkan, AI dapat digunakan mulai tahap perencanaan, risk assessment, hingga pelaporan.
Namun tanggung jawab auditor tidak berkurang.
“AI membantu, tetapi keputusan akhir tetap di tangan auditor,” ujarnya.
Oleh karena itu, transformasi audit bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi juga perubahan mindset dan peningkatan literasi digital.
Sebab profesionalisme audit dituntut menjadi adaptif sekaligus menjaga integritas dalam ekosistem bisnis yang semakin terdigitalisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







