Apakah Paylater Bisa Masuk BI Checking atau SLIK? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Apakah paylater bisa masuk BI Checking atau SLIK menjadi pertanyaan penting bagi pengguna layanan keuangan digital.
Banyak orang menggunakan paylater tanpa menyadari dampaknya terhadap riwayat kredit.
Padahal, penggunaan yang tidak bijak bisa memengaruhi penilaian kredit di masa depan. Oleh karena itu, penting memahami bagaimana sistem ini bekerja.
Baca Juga: Paylater Laris Manis, Laba Akulaku Finance Melonjak 66 Persen hingga Rp108 Miliar
Apa Itu BI Checking dan SLIK
BI Checking adalah istilah lama untuk sistem pengecekan riwayat kredit di Indonesia.
Saat ini, sistem tersebut telah digantikan oleh Sistem Layanan Informasi Keuangan yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan.
SLIK digunakan untuk mencatat riwayat kredit seseorang, termasuk pinjaman dan pembayarannya.
Data ini menjadi acuan bagi lembaga keuangan dalam menilai kelayakan kredit.
Baca Juga: Paylater dan Risiko Skor Kredit
Apakah Paylater Tercatat di SLIK
Tidak semua layanan paylater langsung tercatat di SLIK. Hal ini tergantung pada apakah penyedia paylater tersebut terdaftar dan melapor ke OJK.
Jika penyedia layanan bekerja sama dengan lembaga keuangan resmi, maka riwayat pembayaran bisa masuk ke SLIK. Artinya, penggunaan paylater dapat memengaruhi skor kredit.
Dampak Paylater terhadap Riwayat Kredit
Jika digunakan dengan baik, paylater justru bisa membantu membangun riwayat kredit positif. Namun, jika sering terlambat membayar, hal ini akan tercatat sebagai catatan buruk.
Riwayat kredit yang buruk dapat menyulitkan saat mengajukan pinjaman di masa depan. Oleh karena itu, disiplin dalam pembayaran sangat penting.
Cara Menggunakan Paylater dengan Aman
Gunakan Paylater sesuai kemampuan finansial. Hindari menggunakan limit secara berlebihan. Pastikan selalu membayar tagihan sebelum jatuh tempo.
Dengan pengelolaan yang baik, paylater tidak akan berdampak negatif pada riwayat kredit.
Memahami apakah paylater bisa masuk BI Checking atau SLIK sangat penting sebelum menggunakan layanan ini.
Meskipun praktis, paylater tetap memiliki konsekuensi terhadap riwayat keuangan.
Dengan penggunaan yang bijak dan disiplin dalam pembayaran, kamu bisa menghindari dampak negatif dan tetap menjaga skor kredit tetap baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







