Tugu Insurance Catat Laba Rp265,6 Miliar di Kuartal I-2026, Kinerja Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

AKURAT.CO Di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan fluktuasi harga energi pada kuartal I-2026, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU) tetap membukukan kinerja positif dengan fundamental yang terjaga.
Perseroan mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp265,62 miliar.
Capaian ini mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga stabilitas kinerja di tengah dinamika pasar serta penyesuaian standar pelaporan keuangan.
Seiring penerapan PSAK 117, Tugu Insurance melakukan penyesuaian dalam penyajian laporan keuangan, termasuk restatement periode sebelumnya guna memastikan konsistensi dan keterbandingan data.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan transparansi dan kualitas pelaporan.
Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance, Fitri Azwar, menyebut, kuartal pertama 2026 menjadi periode yang menantang bagi industri asuransi.
Meski demikian, perseroan tetap mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengelolaan risiko.
“Di tengah ketidakpastian global dan volatilitas harga energi, kami tetap fokus pada kualitas pertumbuhan. Disiplin underwriting, penguatan portofolio, serta manajemen risiko yang terukur menjadi fondasi utama,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Baca Juga: Everton Imbangi Man City, Mampukah Arsenal Menyapu 3 Laga Sisa Demi Juara?
Dari sisi kinerja operasional, pendapatan jasa asuransi tercatat sebesar Rp2,57 triliun, meningkat 5,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,42 triliun.
Sementara itu, hasil jasa asuransi mencapai Rp461,01 miliar atau tumbuh 2,18 persen secara tahunan.
Pertumbuhan ini ditopang oleh pengelolaan portofolio yang selektif, khususnya pada lini fire & property, offshore, serta marine cargo yang menjadi kontributor utama pendapatan.
Di sisi lain, pendapatan investasi tercatat Rp88,17 miliar, mencerminkan strategi investasi yang tetap prudent di tengah volatilitas pasar keuangan.
Adapun pendapatan operasional lainnya mencapai Rp156,02 miliar atau meningkat 31,25 persen dibandingkan periode sebelumnya, didorong kontribusi dari entitas anak.
Dari sisi permodalan, Tugu Insurance menunjukkan kondisi yang kuat dengan total ekuitas mencapai Rp10,17 triliun dan Risk Based Capital (RBC) sebesar 420,5 persen. Total aset perusahaan tercatat Rp29,69 triliun hingga akhir Maret 2026.
“Struktur permodalan yang solid memberikan fleksibilitas untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ke depan. Kami akan terus memastikan pengelolaan modal dilakukan secara prudent,” jelas Fitri.
Ke depan, Tugu Insurance berkomitmen memperkuat fundamental bisnis melalui optimalisasi portofolio, disiplin manajemen risiko, serta peningkatan kontribusi entitas anak sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








