Akurat Logo

Prudential Indonesia Gandeng OJK, Edukasi Ratusan Gen Z soal Literasi dan Proteksi Keuangan

Saeful Anwar | 10 Mei 2026, 14:40 WIB
Prudential Indonesia Gandeng OJK, Edukasi Ratusan Gen Z soal Literasi dan Proteksi Keuangan
PT Prudential Indonesia mempertegas komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional melalui program Pekan Literasi Keuangan Nasional bertema “Gen Z Cerdas Financial”.

AKURAT.CO PT Prudential Indonesia mempertegas komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional melalui program Pekan Literasi Keuangan Nasional bertema “Gen Z Cerdas Financial”.

Dalam kegiatan yang digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut, lebih dari 300 generasi muda mendapatkan edukasi terkait pengelolaan keuangan, perlindungan diri, hingga kesiapan menghadapi risiko finansial di era digital.

Program ini menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara bijak di tengah tantangan ekonomi dan gaya hidup modern.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta didorong untuk mulai membangun kebiasaan menabung, memahami pentingnya investasi sejak dini, menghindari perilaku konsumtif, hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya pinjaman online ilegal yang banyak menyasar anak muda.

Direktur sekaligus Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, mengatakan kolaborasi dengan OJK menjadi langkah penting untuk memperluas edukasi keuangan bagi generasi muda Indonesia.

“Prudential Indonesia berkomitmen mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional bersama OJK, khususnya bagi generasi muda,” ujar Karin saat membuka acara.

Dalam kegiatan tersebut, OJK menghadirkan Asisten Direktur Direktorat Literasi dan Edukasi Keuangan, Grani Ayuningtyas Harmani, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara akses layanan keuangan dan pemahaman masyarakat terhadap risiko produk keuangan.

Baca Juga: Biaya Admin Dikeluhkan UMKM, Kemendag Siapkan Aturan Baru Marketplace

Menurut Grani, generasi muda perlu lebih cermat dalam mengenali legalitas lembaga keuangan dan tidak mudah tergiur tawaran keuntungan instan maupun pinjaman tanpa syarat yang jelas.

“Peningkatan akses keuangan harus dibarengi dengan pemahaman terhadap manfaat dan risikonya,” katanya.

Sementara itu, pemerhati keuangan Sufintri Rahayu menyoroti tantangan finansial generasi muda di tengah budaya digital dan fenomena Fear of Missing Out (FOMO).

Ia menilai literasi keuangan tidak hanya soal menghitung pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga kemampuan mengendalikan gaya hidup dan perilaku konsumtif.

“Pengelolaan keuangan yang sehat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti menabung secara konsisten, memiliki proteksi, dan berinvestasi secara disiplin,” ujarnya.

Dari sisi perlindungan finansial, Head of Digital Marketing & Partnership Prudential Indonesia, Albertus Andre, menegaskan pentingnya proteksi sebagai fondasi utama dalam membangun kondisi finansial yang sehat.

Menurutnya, banyak anak muda masih menganggap asuransi belum menjadi prioritas, padahal risiko kesehatan maupun kondisi tak terduga dapat mengganggu stabilitas keuangan seseorang.

“Proteksi adalah fondasi penting sebelum seseorang mulai fokus pada pengembangan aset dan investasi,” jelasnya.

Antusiasme peserta juga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Salah satu peserta, Muhammad Fawwaz Wijaya, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai pengelolaan keuangan setelah mengikuti sesi edukasi tersebut.

“Saya jadi lebih memahami pentingnya mengatur keuangan sejak dini, mulai dari menabung, membangun dana darurat, hingga lebih berhati-hati menggunakan paylater dan pinjaman online,” katanya.

Baca Juga: Kabar Bahagia! Al Ghazali dan Alyssa Daguise Sambut Kelahiran Putri Pertama, Soleil Zephora Ghazali

Selain menghadirkan edukasi finansial, kegiatan tersebut juga menghadirkan perspektif pengembangan generasi muda dari Billy Mambrasar, mantan Staf Khusus Presiden RI periode 2019–2024 sekaligus Komite Eksekutif Presiden Otsus Papua 2025–2029.

Billy mengapresiasi langkah Prudential Indonesia dan OJK dalam membangun pemahaman finansial generasi muda sebagai bekal menghadapi masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.