Akurat Logo

Pengertian Break Even Point (BEP) dan Cara Menghitungnya dalam Bisnis

Redaksi Akurat | 8 Juni 2026, 22:41 WIB
Pengertian Break Even Point (BEP) dan Cara Menghitungnya dalam Bisnis
Cara Menghitung BEP

AKURAT.CO Dalam menjalankan usaha, pelaku bisnis perlu mengetahui kapan bisnis mulai menghasilkan keuntungan.

Salah satu konsep yang digunakan untuk mengukur hal tersebut adalah Break Even Point atau BEP.

Karena itu, banyak pelaku usaha mencari informasi mengenai pengertian Break Even Point (BEP) dan bagaimana penerapannya dalam pengelolaan bisnis.

Baca Juga: Cara Cepat Hitung BEP untuk Bisnis UMKM, Dijamin Untung!

Pengertian Break Even Point (BEP)

Break Even Point (BEP) adalah titik di mana total pendapatan sama dengan total biaya yang dikeluarkan perusahaan.

Pada kondisi ini, bisnis belum memperoleh keuntungan maupun mengalami kerugian karena seluruh biaya telah tertutupi oleh pendapatan.

Mengapa BEP Penting dalam Bisnis?

1. Menentukan Target Penjualan

BEP membantu pelaku usaha mengetahui jumlah minimum penjualan yang harus dicapai.

2. Mengukur Kelayakan Usaha

Perhitungan BEP dapat digunakan untuk menilai apakah suatu usaha layak dijalankan.

3. Membantu Perencanaan Keuangan

Pelaku usaha dapat menyusun strategi harga dan biaya berdasarkan hasil perhitungan BEP.

Cara Menghitung Break Even Point (BEP)

Rumus BEP Unit

BEP = Total Biaya Tetap ÷ (Harga Jual per Unit – Biaya Variabel per Unit)

Contoh Perhitungan

Misalnya:

● Biaya tetap: Rp5.000.000

● Harga jual per produk: Rp50.000

● Biaya variabel per produk: Rp30.0

Maka:

BEP = Rp5.000.000 ÷ (Rp50.000 – Rp30.000)

BEP = Rp5.000.000 ÷ Rp20.000

BEP = 250 unit

Artinya, perusahaan harus menjual minimal 250 unit produk untuk mencapai titik impas.

Baca Juga: Peran Apindo bagi Perusahaan di Indonesia

Faktor yang Memengaruhi BEP

1. Biaya Tetap

Semakin besar biaya tetap, semakin tinggi target penjualan untuk mencapai BEP.

2. Harga Jual Produk

Harga jual yang lebih tinggi dapat mempercepat tercapainya titik impas.

3. Biaya Variabel

Biaya produksi yang efisien dapat menurunkan nilai BEP.

Memahami pengertian Break Even Point (BEP) sangat penting bagi pelaku usaha untuk mengelola bisnis secara efektif. Dengan mengetahui titik impas, perusahaan dapat menyusun strategi penjualan dan keuangan yang lebih tepat untuk mencapai keuntungan.

Reiviena Bellia Agitha (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R