Akurat Logo

Perkuat Posisi Global, Elitery Optimalkan Inovasi AI dan Keamanan Siber untuk Jaga Kinerja Solid 2026

Yosi Winosa | 17 Juni 2026, 17:45 WIB
Perkuat Posisi Global, Elitery Optimalkan Inovasi AI dan Keamanan Siber untuk Jaga Kinerja Solid 2026
ELIT membukukan laba bersih Rp33,72 miliar di 2025

AKURAT.CO PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) atau Elitery, emiten penyedia layanan managed services dan solusi cloud, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose Tahun Buku 2025.

Dalam agenda itu, pemegang saham menyetujui sejumlah langkah strategis perseroan untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang, termasuk reinvestasi laba guna mendukung ekspansi ke kawasan Asia dan Eropa.

Mengusung tema laporan tahunan Expanding Horizons, Sustaining Resilience, perseroan menegaskan komitmen untuk memperluas jangkauan bisnis di pasar internasional sekaligus memperkuat daya saing sebagai perusahaan teknologi Indonesia berstandar global.

Baca Juga: Pemanfaatan Kembali Material Tambang, MIND ID Tekan Limbah B3 hingga 38 Persen

Direktur Utama Elitery. Kresna Adiprawira mengatakan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang, perseroan memperluas kehadirannya di Malaysia melalui Elitery Global Technology Sdn Bhd.

"Langkah ini jadi fondasi awal bagi rencana ekspansi yang lebih luas ke berbagai negara di kawasan Asia dan Eropa, seiring meningkatnya kebutuhan layanan cloud, kecerdasan buatan (AI), dan keamanan siber di tingkat global," kata Kresna, di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Dalam RUPS Tahunan itu, pemegang saham menyetujui reinvestasi laba bersih untuk memperkuat fundamental bisnis dan mendukung strategi pertumbuhan. Alokasi dana diarahkan pada pengembangan teknologi, ekspansi pasar internasional, serta penguatan layanan berbasis AI dan keamanan siber.

Selain itu, kata dia, keputusan tidak membagikan dividen diambil untuk membangun bantalan likuiditas (cash buffer) di tengah ketidakpastian ekonomi global dan potensi tekanan makroekonomi.

"Langkah strategis ini untuk mengamankan keberlangsungan operasional (going concern) dan menjaga fleksibilitas perseroan di masa depan."

Kresna menjelaskan optimisme perseroan pada 2026 didorong proyeksi peningkatan kebutuhan keamanan informasi global dan potensi ekonomi digital Indonesia yang terus bertumbuh pesat.

Dengan berbekal pengalaman menangani sistem mission critical sejak 2011, Elitery pun fokus pada akselerasi teknologi AI melalui platform seperti Elipedia, Elitementor, dan penguatan layanan keamanan siber yang proaktif.

Ia menegaskan inovasi ini didukung status perseroan sebagai satu-satunya mitra lokal di Indonesia yang memiliki sertifikasi Google Cloud Managed Service Provider (MSP) dan Managed Security Services Provider (MSSP).

Pada awal 2026, Elitery juga meraih AWS Migration Competency Designation yang menegaskan keahlian perseroan dalam layanan migrasi dan transformasi cloud. Berbagai pencapaian ini semakin memperkuat keunggulan kompetitif Elitery dalam menghadirkan layanan berstandar global.

“Inovasi teknologi, terutama bidang cybersecurity dan AI, dan ekspansi regional ialah fokus utama kami di masa depan. Kami berkomitmen terus bertumbuh sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global, khususnya di kawasan Asia dan Eropa,” ujar Kresna.

Ia menambahkan pada 2025, Elitery mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 30,35% secara tahunan (YoY) menjadi Rp33,72 miliar.

Pencapaian ini mencerminkan kemampuan perseroan dalam menjaga kualitas profitabilitas di tengah optimalisasi pendapatan usaha yang tercatat sebesar Rp462,86 miliar. Pada periode sama, laba kotor perseroan meningkat 7,69% menjadi Rp124,33 miliar.

Kinerja ini didukung fokus Elitery pada layanan bernilai tambah tinggi termasuk penguatan solusi cloud, managed services, dan keamanan siber proaktif. Ini tercermin dari peningkatan gross profit margin dari 24,14% jadi 26,86% dan kenaikan EBITDA 17,49% menjadi Rp68,69 miliar.

Dari sisi neraca, lanjut Kresna, fundamental keuangan perseroan juga menunjukkan penguatan. Aset lancar meningkat menjadi Rp171,58 miliar, sementara posisi kas dan bank menguat menjadi Rp41,74 miliar.

"Tingkat kesehatan keuangan perseroan turut membaik seperti tercermin dari kenaikan Current Ratio dari 1,35 menjadi 1,24 pada 2025, serta penurunan Debt to Equity Ratio dari 1,08 jadi 0,88 pada 2025," tuturnya.

Ia menambahkan penguatan struktur keuangan pun terlihat dari penurunan total liabilitas sebesar 4,52% menjadi Rp138,65 miliar, sedangkan ekuitas perseroan tumbuh 17,84% jadi Rp158,06 miliar.

"Dengan fundamental keuangan yang semakin solid, Elitery berada pada posisi lebih kuat melanjutkan strategi ekspansi, memperkuat inovasi layanan, dan meningkatkan daya saing sebagai perusahaan teknologi Indonesia dengan standar layanan global," tukas Kresna.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.