Investasi Dana Pensiun Tumbuh 9,21 Persen, SBN Tetap Jadi Pilihan Utama

AKURAT.CO Industri dana pensiun semakin mengandalkan Surat Berharga Negara (SBN) sebagai instrumen utama investasi di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.
OJK mencatat total investasi dana pensiun mencapai Rp1.617,44 triliun hingga April 2026 atau tumbuh 9,21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari jumlah tersebut, sebesar Rp1.041 triliun atau 64,41% ditempatkan pada instrumen SBN. Sementara itu, deposito dan tabungan menjadi instrumen terbesar kedua dengan nilai Rp225,71 triliun atau sekitar 13,95% dari total investasi.
Baca Juga: Peran Asuransi dan Dana Pensiun dalam Ekonomi Indonesia 2026: OJK Ungkap Target Ambisius
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, komposisi tersebut mencerminkan preferensi industri terhadap instrumen yang relatif aman dan sesuai dengan kebutuhan jangka panjang.
Pada saat yang sama, kinerja dana pensiun juga menunjukkan pertumbuhan. Iuran dana pensiun mencapai Rp53,24 triliun atau naik 8,62% YoY. Pembayaran manfaat meningkat lebih tinggi yakni 18,01% YoY menjadi Rp41,43 triliun.
"Jumlah peserta dana pensiun tercatat mencapai 30,11 juta orang atau tumbuh 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Ogi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Data ini menjadi penting karena menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perencanaan keuangan jangka panjang di tengah tantangan ekonomi.
Meski demikian, OJK mengingatkan industri masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari volatilitas pasar keuangan, perubahan suku bunga, hingga tekanan geopolitik global yang dapat memengaruhi hasil investasi.
Baca Juga: Manfaat Dana Pensiun Naik 14,26 Persen, OJK Soroti Aging Population
Dengan BI Rate berada di level 5,25%, OJK memperkirakan SBN tetap menjadi instrumen utama pilihan dana pensiun karena menawarkan kombinasi keamanan, likuiditas, dan kecocokan dengan karakteristik kewajiban jangka panjang industri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









