Akurat Logo

Investasi Dana Pensiun Tumbuh 9,21 Persen, SBN Tetap Jadi Pilihan Utama

Esha Tri Wahyuni | 24 Juni 2026, 11:20 WIB
Investasi Dana Pensiun Tumbuh 9,21 Persen, SBN Tetap Jadi Pilihan Utama
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono

AKURAT.CO Industri dana pensiun semakin mengandalkan Surat Berharga Negara (SBN) sebagai instrumen utama investasi di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

OJK mencatat total investasi dana pensiun mencapai Rp1.617,44 triliun hingga April 2026 atau tumbuh 9,21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp1.041 triliun atau 64,41% ditempatkan pada instrumen SBN. Sementara itu, deposito dan tabungan menjadi instrumen terbesar kedua dengan nilai Rp225,71 triliun atau sekitar 13,95% dari total investasi.

Baca Juga: Peran Asuransi dan Dana Pensiun dalam Ekonomi Indonesia 2026: OJK Ungkap Target Ambisius

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, komposisi tersebut mencerminkan preferensi industri terhadap instrumen yang relatif aman dan sesuai dengan kebutuhan jangka panjang.

Pada saat yang sama, kinerja dana pensiun juga menunjukkan pertumbuhan. Iuran dana pensiun mencapai Rp53,24 triliun atau naik 8,62% YoY. Pembayaran manfaat meningkat lebih tinggi yakni 18,01% YoY menjadi Rp41,43 triliun.

"Jumlah peserta dana pensiun tercatat mencapai 30,11 juta orang atau tumbuh 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Ogi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Data ini menjadi penting karena menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perencanaan keuangan jangka panjang di tengah tantangan ekonomi.

Meski demikian, OJK mengingatkan industri masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari volatilitas pasar keuangan, perubahan suku bunga, hingga tekanan geopolitik global yang dapat memengaruhi hasil investasi.

Baca Juga: Manfaat Dana Pensiun Naik 14,26 Persen, OJK Soroti Aging Population

Dengan BI Rate berada di level 5,25%, OJK memperkirakan SBN tetap menjadi instrumen utama pilihan dana pensiun karena menawarkan kombinasi keamanan, likuiditas, dan kecocokan dengan karakteristik kewajiban jangka panjang industri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.