Purbaya: Penyelesaian KCIC Tak Harus Gunakan APBN

AKURAT.CO Pemerintah memastikan penyelesaian pengelolaan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tidak akan sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah mengaku telah menyiapkan sejumlah instrumen pembiayaan alternatif untuk menangani proyek strategis tersebut.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan keputusan mengenai pengambilalihan pengelolaan KCIC pada dasarnya telah ditetapkan. Saat ini pemerintah tinggal menyelesaikan tahapan administrasi sebelum proses tersebut direalisasikan.
Baca Juga: Rasio Utang RI 40 Persen PDB, Menkeu Purbaya: Masih Aman
"Ini lagi proses administrasinya. Itu sebenarnya sudah diputuskan, tinggal proses administrasinya yang sedang berjalan. Begitu Danantara-nya clear, selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke Presiden," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Menurut Purbaya, setelah proses administrasi selesai, KCIC akan diserahkan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kepada dirinya sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Meski demikian, ia menegaskan penyelesaian KCIC tidak harus menggunakan dana APBN.
Menurut dia, pemerintah memiliki berbagai instrumen pembiayaan dan kendaraan investasi (investment vehicle) yang dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan KCIC.
"KCIC sekarang masih di Danantara. Nanti akan diserahkan ke saya karena memang perintah Presiden agar kami menyelesaikannya. Tapi tidak harus APBN dipakai. Kami punya skema tertentu, ada tools dan vehicle di luar yang bisa menangani KCIC," katanya.
Purbaya belum menjelaskan lebih jauh bentuk instrumen pembiayaan tersebut. Ia beralasan proses administrasi pengalihan kewenangan masih berlangsung sehingga belum dapat disampaikan secara rinci kepada publik.
Selain itu, ia juga membantah isu yang menyebut KCIC akan dikelola dengan skema Badan Layanan Umum (BLU).
Baca Juga: S&P Pertahankan Rating Investment Grade RI, Purbaya: Kebijakan Ekonomi Pemerintah Kredibel
"Siapa bilang jadi BLU? Tidak ada. Pokoknya dikasih ke saya, saya bereskan," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









