Danareksa Lego 35 Persen Saham di BRI MI Senilai Rp420 Miliar ke Danantara Asset Management

AKURAT.CO PT Danareksa (Persero) melepas seluruh kepemilikannya di PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI) ke PT Danantara Asset Management (DAM).
Transaksi senilai Rp420 miliar tersebut menandai berakhirnya status BRI MI sebagai entitas asosiasi Danareksa sekaligus memperkuat posisi Danantara dalam mengonsolidasikan industri pengelolaan aset nasional.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Danareksa pada 22 Juli 2026, kedua pihak telah menandatangani Akta Jual Beli Saham Nomor 265 tanggal 22 Juli 2026 di hadapan notaris Jose Dima Satria.
Baca Juga: Kemenperin-Danareksa Perkuat Kawasan Industri untuk Dorong Hilirisasi dan Investasi
Transaksi tersebut mencakup pengalihan 10,5 juta lembar saham atau setara 35% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor BRI MI dengan nilai transaksi Rp420 miliar.
Penandatanganan akta tersebut merupakan tahap akhir dari Perjanjian Jual Beli Bersyarat yang telah diteken pada 1 April 2026 antara Danareksa sebagai penjual dan Danantara Asset Management sebagai pembeli.
"Dengan rampungnya proses tersebut, seluruh kepemilikan Danareksa di BRI MI resmi berpindah tangan kepada DAM," tulis Direktur Utama Danareksa, Anak Agung Putu Ngurah Wirawan.
Danantara Perkuat Ekosistem Manajemen Investasi
Bagi investor, transaksi ini bukan sekadar perpindahan kepemilikan saham. Akuisisi tersebut memperlihatkan langkah strategis Danantara Asset Management dalam memperbesar portofolio bisnis pengelolaan aset di bawah ekosistem Danantara.
Masuknya BRI Manajemen Investasi ke dalam kepemilikan DAM berpotensi memperkuat sinergi antarperusahaan investasi milik negara, sekaligus membuka peluang optimalisasi pengelolaan dana investasi institusi maupun ritel di masa mendatang.
Namun, dokumen keterbukaan informasi tidak menjelaskan rencana bisnis lanjutan maupun strategi integrasi pasca-akuisisi.
Danareksa Tak Lagi Genggam Saham BRI MI
Dalam keterbukaan informasi tersebut, Danareksa menegaskan bahwa setelah akta jual beli saham ditandatangani, perseroan tidak lagi memiliki kepemilikan saham di BRI Manajemen Investasi.
Konsekuensinya, BRI MI tidak lagi berstatus sebagai entitas asosiasi Danareksa.
Perubahan status ini akan berdampak pada penyajian laporan keuangan Danareksa, karena investasi pada entitas asosiasi tersebut tidak lagi dikonsolidasikan menggunakan metode yang sebelumnya berlaku.
Dokumen tidak menguraikan besaran dampak finansial terhadap laba maupun neraca perusahaan.
Sinyal Konsolidasi Industri Investasi BUMN
Transaksi ini juga mencerminkan berlanjutnya konsolidasi aset dan bisnis jasa keuangan di lingkungan BUMN.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pendalaman pasar modal domestik, penguatan kapasitas perusahaan pengelola investasi dinilai penting untuk meningkatkan daya saing industri pengelolaan dana Indonesia.
Bagi masyarakat, langkah ini menunjukkan adanya reposisi kepemilikan antarperusahaan BUMN.
Sedangkan bagi investor, transaksi tersebut menjadi sinyal bahwa restrukturisasi ekosistem investasi nasional masih terus berlangsung untuk membangun institusi pengelola aset yang lebih terintegrasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








